Kabupaten Bogor (ANTARA) - Satria Muda Pertamina Bandung fokus meningkatkan kualitas pemain pelapis untuk menghadapi kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2027 setelah berhasil mempertahankan gelar juara IBL All Indonesian.

Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung Youbel Sondakh di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, mengatakan peningkatan kemampuan pemain lapis kedua dan ketiga menjadi salah satu prioritas dalam persiapan menghadapi musim depan.

"Menurut saya, pemain lapis kedua dan ketiga harus lebih berkembang. Tidak cukup hanya beberapa pemain yang tampil menonjol, saya ingin semuanya bisa," kata Youbel seusai pertandingan final IBL All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas.

Menurut dia, Satria Muda masih memiliki ruang pengembangan yang cukup besar meskipun berhasil menjuarai IBL All Indonesian 2026 setelah mengalahkan Dewa United Banten dengan skor 77-75.

Baca juga: Satria Muda Pertamina Bandung amankan gelar IBL All Indonesian 2026

Youbel menilai pemerataan kualitas pemain diperlukan untuk menghadapi persaingan IBL musim depan yang diperkirakan semakin ketat seiring bertambahnya jumlah pertandingan dan sejumlah penyesuaian kompetisi.

Ia menginginkan seluruh pemain memiliki kesiapan yang sama agar Satria Muda tidak hanya bergantung pada sejumlah pemain inti dalam menghadapi pertandingan.

"Karena tahun depan kompetisinya tambah berat dengan bertambahnya pertandingan. Ada beberapa hal yang disesuaikan dari kompetisi. Jadi saya mau mereka semua sudah siap tempur," ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas pemain pelapis, Youbel menyebut Satria Muda juga perlu mencari pemain asing berkualitas untuk menjaga keseimbangan kekuatan tim.

Ia mengatakan Satria Muda memiliki waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan diri sebelum kompetisi IBL musim berikutnya dimulai.

Sementara itu, kapten Satria Muda Pertamina Bandung Abraham Damar Grahita menilai kehadiran pemain asing yang sesuai dengan kebutuhan tim menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi IBL 2027.

Baca juga: Youbel: Abraham Grahita pantas jadi MVP final All Indonesian

Menurut dia, Satria Muda memiliki banyak pemain muda yang masih berpotensi meningkatkan kemampuannya sehingga diperlukan komposisi pemain yang tepat.

"Yang paling penting kita perlu menemukan pemain asing yang bisa melengkapi kita semua. Tim ini masih punya ruang berkembang yang sangat besar, banyak sekali pemain mudanya," kata Abraham.

Ia menambahkan pengembangan pemain muda dan penentuan komposisi permainan yang tepat akan menjadi kunci bagi Satria Muda dalam menghadapi persaingan musim depan.

Satria Muda sebelumnya memastikan gelar juara IBL All Indonesian 2026 setelah mengalahkan Dewa United Banten dengan skor 77-75 pada pertandingan final di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Minggu.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadikan Satria Muda sebagai tim pertama yang meraih dua gelar IBL All Indonesian secara beruntun setelah sebelumnya menjuarai kompetisi serupa pada 2025.

Baca juga: Dewa United menang dramatis, tantang Satria Muda di final IBL

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · M Fikri Setiawan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira