Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara melibatkan warga dalam mitigasi gangguan ketertiban umum melalui Sosialisasi Mitigasi Gangguan Ketertiban Umum lewat Model Partisipatif di Kantor Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.
“Sosialisasi ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan ketertiban umum di wilayahnya,” kata Kasatgas Satpol PP Kecamatan Kepulauan Seribu Utara Edi Syahrudi di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan pencegahan akan lebih efektif apabila didukung dengan partisipasi masyarakat.
“Kami berharap Satlinmas (satuan perlindungan masyarakat), FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat), serta pengurus RT dan RW dapat terus bersinergi dengan Satpol PP dalam menyampaikan informasi, meningkatkan kewaspadaan, dan membantu menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Edi.
Dia menambahkan sinergi antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya mitigasi gangguan ketertiban umum, sekaligus mendorong terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Baca juga: Pemkab perkuat budaya pilah sampah dan literasi di sekolah
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketertiban umum semakin meningkat.
“Dengan demikian, tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” tutur Edi
Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya melibatkan unsur Satlinmas, FKDM, serta para ketua RT dan RW, serta perwakilan Kelurahan Pulau Kelapa dalam sosialisasi tersebut.
Sementara itu, Lurah Pulau Kelapa Muhammad Adriansyah menyebutkan keterlibatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurut dia, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama melalui koordinasi antara aparat pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Peran aktif masyarakat, kata dia, sangat dibutuhkan dalam mendeteksi potensi gangguan ketertiban umum sejak dini.
“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai potensi permasalahan dapat diantisipasi sehingga lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Edi.
Baca juga: Kepulauan Seribu siapkan 105 ribu mangrove untuk ditanam di lima pulau
Baca juga: Pemkab libatkan masyarakat cegah penyebaran TB di Kepulauan Seribu
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Mario Sofia Nasution
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira