Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati S. Djojohadikusumo mengingatkan kalangan pengusaha agar memastikan penerapan teknologi baru dapat meningkatkan produktivitas tanpa menghilangkan lapangan kerja di tengah tantangan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi.

“Teman-teman saya, pengusaha, yang mau untuk membawa teknologi-teknologi baru, mari kita memastikan bahwa teknologi yang kita hadirkan itu untuk meningkatkan produktivitas, bukan untuk menghilangkan lapangan pekerjaan,” kata Saraswati saat diwawancarai dalam Rembuk Nasional Pemuda Indonesia III di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan Indonesia menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi yang dikembangkan negara-negara yang memiliki lebih banyak lapangan kerja daripada tenaga kerja yang tersedia.

Menurut dia, negara-negara tersebut mengembangkan teknologi untuk mengisi kekurangan tenaga kerja. Namun, penerapan teknologi serupa di Indonesia yang memiliki lebih banyak penduduk dibandingkan ketersediaan lapangan kerja berpotensi menimbulkan persoalan.

Karena itu, dia menekankan perlu kesadaran di kalangan pengusaha dalam mempertimbangkan dampak penggunaan teknologi terhadap ketersediaan lapangan kerja di dalam negeri.

Baca juga: Menaker dukung inovator muda ciptakan lapangan kerja

Saraswati juga menilai upaya menghadapi tantangan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Itu semuanya dari lintas sektor, bahkan bisa dikatakan hexa-helix, itu harus bekerja sama,” ujar Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda itu.

Dia mengatakan Rembuk Pemuda menjadi salah satu wadah bagi generasi muda dari beragam latar belakang untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Saraswati menambahkan para pemuda yang terlibat dalam forum tersebut telah berkontribusi di berbagai bidang, antara lain dengan menjadi pengusaha yang membuka lapangan pekerjaan, peneliti, dan akademisi.

Menurut dia, semangat generasi muda tersebut perlu didukung melalui kerja sama lintas sektor agar berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia dapat diatasi melalui solusi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca juga: Danantara kaji dua opsi investasi tekstil untuk serap tenaga kerja

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fath Putra Mulya

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira