Jakarta (ANTARA) - Rembuk Pemuda mengumpulkan masukan dari berbagai daerah untuk disampaikan kepada pemangku kepentingan di tingkat daerah maupun pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan.

Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan pengumpulan masukan tersebut ditandai dengan berkumpulnya perwakilan pemuda dari 29 provinsi dalam Rembuk Nasional Pemuda Indonesia III.

“Ini nanti dalam mulai dari sekarang sampai beberapa waktu ke depan, kita akan memberikan waktu untuk teman-teman ini mengumpulkan masukan-masukan dari daerah-daerah,” kata Saraswati saat diwawancarai dalam kegiatan tersebut di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Rahayu luncurkan Saraswati Fellowship cetak pemimpin perempuan

Ia berharap jumlah daerah yang terwakili dalam forum tersebut terus bertambah sehingga semakin banyak masukan dari pemuda di berbagai wilayah yang dapat dihimpun.

Menurut dia, masukan yang terkumpul nantinya dapat disampaikan oleh pengurus Rembuk Pemuda kepada pihak-pihak terkait, baik di daerah masing-masing maupun di tingkat pusat.

Saraswati menjelaskan masukan tersebut dapat mencakup berbagai persoalan, antara lain lapangan pekerjaan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hilirisasi, industri, kebijakan keuangan dan fiskal, hingga sektor pertanian, perkebunan, dan agroforestri.

Ia mengatakan pengelompokan persoalan perlu dilakukan terlebih dahulu agar masukan yang disampaikan dapat disesuaikan dengan bidang kebijakan dan pemangku kepentingan terkait.

Saraswati berharap upaya menghimpun dan menyampaikan masukan tersebut dapat terus berlanjut hingga pelaksanaan Rembuk Nasional Pemuda berikutnya.

Baca juga: Rahayu Saraswati ajak pemuda bisnis daripada bersandar ke pemerintah

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan forum kepemudaan nasional Rembuk Pemuda merupakan wadah bagi generasi muda dari berbagai latar belakang dan afiliasi untuk berdiskusi serta merumuskan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai ruang komunikasi lintas sektor diperlukan agar pemuda tidak hanya bertukar pandangan, tetapi juga dapat menghasilkan kesimpulan dan langkah bersama yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerah masing-masing.

“Rembuk Pemuda ini hanya satu wadah, ya. Kita tahu bahwa di luar sana banyak sekali organisasi-organisasi kepemudaan yang sudah jauh lebih lama. Kita hanya menjadi salah satu saja, tetapi ini wadah untuk bisa mengumpulkan juga suara-suara tersebut,” katanya.

Baca juga: Wujudkan Indonesia Emas, Ketum Kadin sampaikan pesan ke Rembuk Pemuda

Baca juga: Rembuk Pemuda untuk konsolidasi pemuda songsong Indonesia Emas

Baca juga: Rembuk Pemuda nilai kepemimpinan anak muda harus bertransformasi

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fath Putra Mulya

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira