Jakarta (ANTARA) - Elena Rybakina menjuarai turnamen tenis Ningbo Open 2026 setelah mengalahkan petenis Kanada Leylah Fernandez dua set langsung dengan skor 6-2, 6-2 pada partai final, Minggu.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 16 menit itu, Rybakina tampil dominan dengan mematahkan servis Fernandez dua kali pada setiap set. Petenis Kazakhstan tersebut juga mempertahankan seluruh gim servisnya tanpa kehilangan satu pun sepanjang pertandingan.

"Saya sangat senang dan Ningbo sudah menjadi tempat yang istimewa bagi saya. Tahun lalu, saya mulai bermain sangat baik sejak turnamen ini dan berlanjut hingga seterusnya. Semoga kemenangan ini memberi saya motivasi dan energi positif untuk melanjutkan musim ini serta mengawali musim berikutnya," kata Rybakina dikutip dari WTA.

Ia menilai penampilannya terus membaik dalam setiap pertandingan sepanjang pekan. Rybakina berharap dapat mempertahankan performa tersebut pada turnamen berikutnya.

Gelar Ningbo menjadi trofi keempat Rybakina sepanjang musim 2026, terbanyak di antara petenis putri pada musim ini. Tiga gelar sebelumnya diraih di Australian Open, Stuttgart Open, dan US Open.

Baca juga: Rybakina akhiri dominasi Sabalenka, rebut juara US Open 2026

Petenis Kazakhstan itu juga menambah koleksi gelar WTA 500 menjadi tujuh. Sebelum Ningbo, gelar terakhirnya pada level tersebut diraih di Stuttgart, yang berlangsung di lapangan tanah liat, awal tahun ini.

Rybakina memperpanjang catatan kemenangannya di Ningbo menjadi delapan pertandingan beruntun. Ia juga menjuarai turnamen tersebut pada penampilan perdananya tahun lalu setelah mengalahkan Mirra Andreeva di partai final.

Keberhasilan itu sekaligus menjadi kali pertama Rybakina mempertahankan gelar tunggal sepanjang karier profesionalnya.

Gelar di Ningbo merupakan trofi tunggal ke-15 bagi Rybakina. Sembilan dari 15 gelar turnamen level tur yang ia raih berasal dari kompetisi di lapangan keras.

Kemenangan atas Fernandez juga memperbesar keunggulan Rybakina dalam catatan pertemuan kedua petenis menjadi 4-2 di level tur. Ia kini telah membukukan tiga kemenangan beruntun atas petenis Kanada tersebut.

Baca juga: Janice Tjen kandaskan Leylah Fernandez untuk capai 16 besar di Dubai

Sepanjang kariernya, Rybakina telah mencapai 28 final tunggal. Dari 15 final terakhir yang dijalaninya, ia berhasil meraih gelar juara sebanyak 11 kali.

"Saya ingat dahulu sering merasa sangat kecewa karena selalu kalah di final, tetapi sekarang hasilnya mulai berpihak kepada saya. Tentu saja, saya tidak bisa mengharapkan hal itu terjadi setiap saat. Final tetaplah final dan lawan juga sama-sama ingin menang," ujar Rybakina.

Ia berharap dapat mempertahankan tren positif tersebut hingga akhir kariernya.

Kemenangan atas Fernandez juga menjadi kemenangan pertandingan level tur ke-53 bagi Rybakina sepanjang musim 2026, terbanyak di antara petenis putri. Mirra Andreeva dan Jessica Pegula berada di posisi berikutnya dengan masing-masing mengoleksi 50 kemenangan.

Baca juga: Elena Rybakina ukir sejarah jadi nomor satu dunia

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Arindra Meodia

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira