Jakarta (ANTARA) - Rusia berupaya memperkuat diplomasi keagamaan dengan Indonesia melalui pembukaan Russian Space di perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta, sebagai wadah untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkenalkan budaya dan tradisi Rusia kepada masyarakat Indonesia.

"Saya yakin ruangan ini akan menjadi langkah yang sangat penting dalam mempererat hubungan antaragama di Rusia dan Indonesia, serta mempromosikan budaya dan tradisi Rusia di antara para warga Indonesia," kata Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov saat meresmikan Russian Space di Jakarta, Jumat.

Dubes Tolchenov mengapresiasi Kementerian Agama RI dan pengelola Masjid Istiqlal atas dukungan serta fasilitas yang diberikan untuk menghadirkan Russian Space di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Menurut dia, kerja sama Indonesia dan Rusia terus berkembang melalui berbagai format baru setiap tahunnya, termasuk forum multilateral, pertukaran mahasiswa, serta pertukaran pakar.

Baca juga: Kemendikdasmen perluas penginternasionalan bahasa Indonesia di Rusia

Dia menegaskan bidang keagamaan tetap menjadi salah satu sektor penting dalam kemitraan strategis Indonesia dan Rusia yang disepakati Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden RI Prabowo Subianto pada 2025.

"Bidang agama terus menjadi salah satu bidang kunci dalam kemitraan strategis yang ditandatangani pada tahun 2025 oleh kedua presiden negara kita, yaitu Presiden Federasi Rusia Bapak Vladimir Putin dan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto," ucap Tolchenov.

Hadir pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Spiritual Muslim Rusia (DSMR) Mufti Albir Krganov mengatakan Masjid Istiqlal dipiliha sebagai tempat Russian Space karena fungsinya tidak terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pendidikan sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad Saw.

"Kami berharap pusat ini bisa menjadi tempat bagi umat Islam yang mengunjungi Masjid Istiqlal, yang jumlahnya mencapai sekitar 200 ribu orang, untuk mengenal lebih dekat budaya dan sejarah Rusia," kata Krganov.

Krganov menambahkan pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk membuka ruang serupa di salah satu masjid di Rusia, sebagai tempat bagi masyarakat setempat untuk mengenal Indonesia.

Di Russian Space, pengunjung dapat menemukan sejumlah koleksi buku, aneka dekorasi berciri khas Rusia, serta elemen ornamen Islami yang berpadu dalam satu ruang edukasi dan budaya.

Baca juga: Indonesia desak Rusia segera setop rekrutmen WNI di dinas militernya

Baca juga: Perdagangan Indonesia-Rusia capai 4,84 miliar dolar AS pada 2025

Pengunjung saat melihat ruang budaya dan edukasi Rusia di Russian Space di perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/11/2026). (ANTARA/Kuntum Khaira Riswan)

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Kuntum Khaira Riswan

At a glance

Topic
Science
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira