Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Sabtu (31/10), mengatakan pertemuan menteri luar negeri G20 berfokus pada penguatan ketahanan energi global, pengamanan pasokan mineral kritis, serta penanganan kerentanan dalam rantai pasok internasional di tengah ketegangan geopolitik.
Berbicara pada penutup pertemuan tersebut, Rubio mengatakan bahwa Washington berupaya mengembalikan G20 ke misi ekonomi awalnya, dengan memprioritaskan tantangan-tantangan praktis yang berdampak pada perekonomian di seluruh dunia.
"Minggu ini di Atlanta, kami berfokus pada tantangan inti di bidang ekonomi, energi, teknologi, dan rantai pasok, serta membahas solusi praktis dan hasil nyata," ujarnya kepada para wartawan.
Rubio menekankan pentingnya mengamankan akses terhadap mineral kritis yang dibutuhkan untuk teknologi canggih, seraya memperingatkan bahwa gangguan pada rantai pasok dapat menimbulkan konsekuensi luas bagi pertumbuhan ekonomi dan biaya hidup sehari-hari.
Dia mengatakan bahwa negara-negara peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai tantangan-tantangan tersebut, meski masih terdapat perbedaan pendapat mengenai cara menanganinya.
"Kami semua sepakat bahwa ada masalah, namun tentu masih perlu upaya lebih lanjut untuk mencapai kesepakatan bersama mengenai solusi yang akan dihasilkan," katanya.
Ketahanan energi dan kebebasan bernavigasi juga menjadi topik utama dalam diskusi, terutama di tengah serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan jalur perairan strategis lainnya.
Rubio memperingatkan bahwa ancaman terhadap jalur maritim dapat mengganggu pengiriman energi, pupuk, dan produk pertanian, yang pada gilirannya menciptakan risiko lebih luas terhadap ketahanan pangan.
Diskusi tersebut juga mencakup kerja sama melalui kelompok Quad, yang terdiri dari AS, India, Jepang, dan Australia, dengan Rubio menyoroti mineral kritis, infrastruktur, dan keamanan maritim sebagai bidang-bidang untuk kerja sama yang bersifat praktis.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Jepang, AS, Australia, India soroti kebijakan ekonomi China
Baca juga: Menlu G20 bahas ekonomi dan geopolitik dalam pertemuan di Atlanta, AS
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Cindy Frishanti Octavia
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira