Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Anis Matta menyatakan Indonesia setuju meningkatkan kemitraan dengan Somalia dalam hal perluasan kemitraan ekonomi di kawasan Afrika Timur hingga sektor-sektor prioritas pembangunan di Somalia.
“Pemerintah Indonesia menjalankan kerja sama pembangunan untuk meningkatkan kapasitas di bidang maritim, pendidikan, pertanian, dan keamanan,” ucap Wamenlu Anis, seperti disampaikan dalam pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Jumat.
Hal tersebut merupakan kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan antara Wamenlu Anis dengan Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Republik Federal Somalia Hasan Mohamed Ali di Jakarta, Rabu (4/11).
Dalam kesempatan tersebut, Wamenlu RI menyampaikan dukungan bagi penguatan kerja sama keuangan dan perdagangan dengan Somalia, termasuk diversifikasi perdagangan dan penjajakan peluang investasi.
Anis kemudian menyoroti keanggotaan Somalia dalam organisasi Komunitas Afrika Timur (EAC) membuka peluang bagi Indonesia dalam meningkatkan hubungan ekonomi dengan kawasan tersebut.
Karena itu, Indonesia mengharapkan dukungan Somalia untuk penjajakan kesepakatan perdagangan preferensial (PTA) antara Indonesia dan EAC, kata dia.
Ia juga mengungkapkan kesiapan Indonesia menjajaki kerja sama teknis di sektor-sektor prioritas Somalia, seperti di bidang perikanan, pengolahan daging, kesehatan, dan keamanan maritim.
Lebih lanjut, Wamenlu Anis dan Wamenlu Ali membahas peningkatan kerja sama diplomatik melalui penguatan komunikasi, kerja sama di bidang kekonsuleran, dan pelatihan diplomat.
Sebagai capaian konkret, dua diplomat Somalia diketahui telah menyelesaikan pendidikan diplomat jenjang menengah Sesdilu Internasional di Jakarta pada Oktober 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Wamenlu RI juga menegaskan dukungan Indonesia terhadap keutuhan wilayah Somalia di tengah upaya pemecahan negara yang terjadi dengan dukungan pengakuan negara asing.
“Indonesia mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Somalia,” tegas Anis.
Seperti disampaikan Kemlu RI, pertemuan pada Rabu tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi kedua pejabat di sela-sela pertemuan tingkat menteri luar biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi, pada 27 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut juga merupakan kesempatan untuk mendorong kerja sama konkret yang semakin menguntungkan bagi masyarakat Indonesia maupun Somalia, demikian Kemlu RI.
Baca juga: Somalia harapkan bantuan RI berantas penangkapan ikan ilegal
Baca juga: RI-Somalia teken bebas visa diplomatik, bangun hubungan Selatan Global
Baca juga: Dubes RI soroti peluang kerja sama maritim dengan Puntland Somalia
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Nabil Ihsan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira