Kami berharap kemitraan ini dapat diwujudkan melalui proyek-proyek konkret yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian kedua negara.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia dan Azerbaijan memperkuat peluang kerja sama pengembangan industri dan investasi di berbagai sektor strategis, termasuk energi, industri pengolahan, dan infrastruktur, guna meningkatkan nilai tambah ekonomi serta mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Todotua Pasaribu dengan Wakil Menteri Ekonomi Republik Azerbaijan Azer Bayramov, di Baku, Azerbaijan, Senin.

Todotua dalam keterangan resmi diterima di Jakarta menyampaikan, Indonesia memiliki potensi investasi yang luas dan terbuka terhadap penguatan kemitraan dengan Azerbaijan.

Melalui kebijakan peningkatan nilai tambah sumber daya alam dan pengembangan industri, Indonesia terus mendorong peluang investasi yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

Realisasi investasi Azerbaijan di Indonesia saat ini masih relatif terbatas. Namun, kami melihat hal ini sebagai peluang untuk memperkuat kerja sama, mengingat kedua negara memiliki potensi ekonomi yang saling mendukung. Kerja sama ini perlu diarahkan tidak hanya pada perdagangan komoditas, tetapi juga pengembangan industri dan investasi di berbagai sektor strategis, katanya pula.

"Kami berharap kemitraan ini dapat diwujudkan melalui proyek-proyek konkret yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian kedua negara,” ujar Todotua.

Menurut dia, peluang kerja sama Indonesia dan Azerbaijan dapat diperluas melalui sejumlah sektor potensial, terutama energi, industri pengolahan, dan infrastruktur.

Penguatan komunikasi dan koordinasi antarlembaga kedua negara juga diperlukan untuk mengidentifikasi peluang kerja sama, sekaligus mendorong realisasi investasi.

“Indonesia dan Azerbaijan memiliki potensi besar untuk saling memperkuat di bidang sumber daya, investasi, dan pengembangan industri. Kini yang dibutuhkan adalah komitmen untuk mewujudkan kerja sama dalam proyek-proyek konkret," ujar Todotua.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Azerbaijan Berlian Helmy menekankan pentingnya diplomasi ekonomi dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Sinergi antara perwakilan pemerintah, lembaga promosi investasi, dan pelaku usaha diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama sekaligus mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Azerbaijan.

Baca juga: Kemenbud bahas perluasan kerja sama di bidang sastra dengan Azerbaijan

Baca juga: KBRI Baku perkuat persatuan diaspora dalam HUT ke-81 RI

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Ahmad Muzdaffar Fauzan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira