ANTARA - Raja Charles III akan menyoroti sisi kelam sejarah Inggris terkait perdagangan budak transatlantik dalam pidatonya di hadapan para pemimpin Persemakmuran, Selasa (3/11). Istana Buckingham menyatakan Raja akan membahas masa lalu tersebut secara jujur dan menyampaikan penyesalan atas penderitaan yang ditimbulkan. Isu ini kembali mencuat setelah Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyatakan terbuka terhadap permintaan maaf resmi, tetapi menolak pembayaran ganti rugi finansial. (AFP/I Gusti Agung Ayu N/Rayyan/Rijalul Vikry)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Rayyan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira