Nagoya (ANTARA) - Atlet para panahan Indonesia Noviera Ross mengaku belajar mengendalikan diri saat menghadapi persaingan tingkat Asia setelah debutnya pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 menghasilkan medali perak nomor recurve beregu campuran.
"Yang saya pelajari lebih tenang. Semua lawan sama, semua jagonya sama. Kita sama-sama bersaing, tapi bagaimana caranya kita lebih mengendalikan diri kita sendiri daripada lawan-lawan sekitar," kata Noviera seusai pertandingan di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang, Jumat.
Noviera bersama Kholidin meraih medali perak setelah kalah 1-5 dari pasangan China Wang Xueqian/Zhao Lixue pada final nomor recurve beregu campuran.
Noviera mengaku bersyukur dapat mempersembahkan medali bagi Indonesia pada penampilan pertamanya di Asian Para Games yang merupakan ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia.
"Ini ajang tertinggi saya sejauh ini," ujarnya.
Menurut dia, pertandingan final Asian Para Games memberikan pengalaman berbeda dibandingkan dengan berbagai kejuaraan maupun uji coba yang pernah diikutinya.
Noviera merasakan tingkat persaingan yang lebih tinggi karena harus menghadapi atlet-atlet terbaik Asia, termasuk mereka yang memiliki pengalaman bertanding di Paralimpiade.
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan dan kesiapan dirinya menghadapi persaingan internasional yang lebih ketat.
"Rasanya lebih dari rasa-rasa yang biasanya kita uji coba, karena ajangnya lebih tinggi. Jadi pesaing-pesaingnya juga kelas atas," katanya.
Noviera berharap pengalaman menghadapi atlet-atlet terbaik Asia dapat menjadi bekal apabila kelak memperoleh kesempatan tampil pada Paralimpiade.
"Mungkin juga nanti akan ketemu kalau misalkan dikasih rezeki untuk di Paralimpiade. Mungkin kita akan ketemu mereka-mereka lagi. Jadi, bisalah kita bersaing di sana," ujarnya.
Selain meraih perak pada nomor beregu campuran, Noviera masih berpeluang menambah koleksi medali dari nomor recurve individu putri.
Ia dijadwalkan menghadapi wakil China Wang Xueqian dalam pertandingan perebutan medali perunggu, Sabtu (24/10).
"Di nomor individu, besok saya masih ada perebutan perunggu. Semoga ada rezeki juga di situ," kata Noviera.
Baca juga: Kholidin/Noviera raih perak para panahan Asian Para Games 2026
Baca juga: Kholidin/Noviera melaju ke final para panahan Asian Para Games 2026
Baca juga: Riyanti Ananda jadi rising star baru para panahan Indonesia
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Muhammad Ramdan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira