Jakarta (ANTARA) - Penyanyi sekaligus penulis lagu Pusakata merilis lagu "Anakku" yang menceritakan mengenai cinta, ketulusan dan perjalanan orang tua dalam menemani langkah anak dalam berbagai keadaan yang dihadapi.

"Ide tersebut adalah bagaimana kehidupan anak-anak dalam sebuah keluarga bila kelak sang ayah tiada. Sebuah ide yang ternyata berbuah karya yang dalam, serta sarat makna akan momen kebersamaan keluarga," ujar Pusakata dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Jadi inspirasi film, lagu "Akad" diaransemen ulang dengan nuansa baru

Lewat lagu ini pula, ia mengajak pendengar untuk melihat lebih dalam tentang arti menerima, memahami, dan mencintai tanpa batas. Sebab, setiap anak berhak tumbuh, bermimpi, dan menjalani hidup dengan penuh harapan.

Karya spontan ini sekaligus ia persembahkan untuk kelima anaknya yakni Jingga, Gaura, Pusakata, Bashera dan Barda yang menemani proses tumbuh dan berkembangnya ide musikal lagu tersebut.

Lagu yang direkam di sebuah studio di Makassar ini telah direkam pada 2022, namun karena kesibukan sang penyanyi bersama Parade Hujan, lagu ini pun baru dapat dirampungkan pada 14 Agustus 2026 di Jakarta.

"Semoga lagu ini dapat menginspirasi dan memberi suntikan semangat bagi para orang tua yang tengah belajar dan berjuang demi anak-anaknya," pungkasnya.

Baca juga: Pusakata hadirkan album baru "Mesin Waktu 2020"

Baca juga: Pusakata kolaborasi dengan Inis Sahib rilis "Meminta Diri"

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Sinta Ambarwati

At a glance

Topic
World
Country
đŸ‡źđŸ‡© ID
Publisher language
ID
Added to Allnira