Demokrasi politik berjalan seiring dengan demokrasi ekonomi sehingga kedaulatan rakyat benar-benar bermuara pada keadilan sosial dan kesejahteraan seluruh rakyat
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan demokrasi harus menghasilkan keadilan sosial dan kesejahteraan, bukan sekadar menjamin hak masyarakat untuk memilih dan dipilih.
Dalam pidato kebangsaannya pada Habibie Democracy Forum 2026 di Jakarta, Selasa, Puan mengatakan demokrasi politik harus berjalan beriringan dengan demokrasi ekonomi.
“Demokrasi politik berjalan seiring dengan demokrasi ekonomi sehingga kedaulatan rakyat benar-benar bermuara pada keadilan sosial dan kesejahteraan seluruh rakyat,” ucapnya.
Menurut Puan, pengakuan terhadap kedaulatan rakyat tidak serta-merta menjamin terwujudnya kehidupan demokratis dan berkeadilan. Ketimpangan ekonomi, sosial, dan informasi masih dapat membatasi kemampuan masyarakat dalam menggunakan hak-haknya secara bermakna.
Selain itu, konsentrasi kekuatan ekonomi dapat berkembang menjadi kekuatan politik yang dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu. Kondisi tersebut berpotensi menghambat terwujudnya demokrasi yang mengutamakan kepentingan rakyat.
Baca juga: Ketua DPR: Sumpah Pemuda momen refleksi pemuda untuk kawal demokrasi
Puan juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang menghadirkan tantangan baru bagi demokrasi. Kemajuan teknologi informasi, menurut dia, tidak otomatis menjamin kehidupan yang lebih demokratis.
Persoalan yang perlu diperhatikan, antara lain, penguasaan data, algoritma, platform, kecerdasan buatan, dan infrastruktur digital.
Ia menilai perlu ada perhatian terhadap pihak yang menguasai teknologi tersebut, pihak yang memperoleh manfaat ekonominya, serta mekanisme pengawasan terhadap keputusan algoritma yang semakin memengaruhi kehidupan masyarakat.
Baca juga: Ketua DPR ingatkan sempurnakan praktik demokrasi sebab politik mahal
Menurut Puan, tantangan terbesar demokrasi bukan hanya memastikan kekuasaan berasal dari rakyat, tetapi juga menjamin rakyat memiliki kedaulatan untuk menentukan arah kehidupan dan menikmati hasil pembangunan.
Karena itu, dia mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kerja sama untuk memastikan demokrasi politik berjalan seiring dengan demokrasi ekonomi.
“Di forum yang strategis ini, izinkan saya mengajak kita semua kembali memperkuat gagasan yang sebenarnya sudah menjadi tekad bangsa Indonesia sejak awal penyusunan kemerdekaan, yaitu demokrasi yang kita inginkan adalah demokrasi yang mampu mendatangkan kesejahteraan sosial,” katanya.
Baca juga: Ketua DPR: Pemilu 2024 jadi kritik dan autokritik proses demokrasi
Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Fath Putra Mulya
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira