Kami melihat Klaten memiliki potensi besar untuk kembali menjadi salah satu kekuatan dalam industri pergulaan. Melalui Program Bongkar Ratoon, PT SGN ingin mendorong peningkatan produktivitas tebu secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat produktivitas perkebunan tebu di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, melalui program bongkar ratoon guna meningkatkan pasokan bahan baku industri gula sekaligus memperbaiki pendapatan petani.

Direktur Utama PT SGN Mahmudi dalam keterangan di Surabaya, Senin, mengatakan, peremajaan tanaman menjadi salah satu langkah penting untuk mengatasi penurunan produktivitas tebu dan memperkuat keberlanjutan industri gula nasional.

"Kami melihat Klaten memiliki potensi besar untuk kembali menjadi salah satu kekuatan dalam industri pergulaan. Melalui Program Bongkar Ratoon, PT SGN ingin mendorong peningkatan produktivitas tebu secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan petani dan pemerintah," katanya.

Program bongkar ratoon dilakukan dengan mengganti tanaman tebu yang telah mengalami penurunan produktivitas dengan tanaman baru yang lebih potensial sehingga hasil panen per hektare dan kualitas bahan baku diharapkan meningkat.

Mahmudi mengatakan, peningkatan produktivitas perkebunan tidak hanya berorientasi pada penambahan produksi, tetapi juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi petani sebagai bagian penting dalam rantai pasok industri gula.

Oleh sebab itu, PT SGN mendorong penguatan kemitraan dengan petani melalui pendampingan budidaya, penggunaan varietas unggul, serta penerapan teknik pengelolaan perkebunan yang lebih baik.

Ia menilai kualitas bahan baku tebu menjadi salah satu penentu keberhasilan pengolahan gula sehingga penguatan sektor perkebunan perlu berjalan seiring dengan optimalisasi kapasitas pabrik gula.

Program tersebut dilaksanakan melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian untuk mempercepat peremajaan tanaman dan mengoptimalkan potensi lahan perkebunan tebu di Klaten.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto mengatakan, Klaten memiliki sejarah sebagai salah satu pusat produksi gula nasional dengan sembilan pabrik gula yang pernah beroperasi di wilayah tersebut.

Ia berharap kolaborasi pemerintah, PT SGN, dan petani dapat menghidupkan kembali potensi pergulaan daerah tersebut melalui peningkatan produktivitas dan penguatan sektor perkebunan.

Baca juga: Kementan dorong peremajaan tebu untuk bangkitkan sentra gula di Klaten

Baca juga: SGN perkuat pasokan tebu PG Rendeng lewat kemitraan dengan petani

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Astrid Faidlatul Habibah

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira