IPB University mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem ekonomi perdesaan.
Bogor (ANTARA) - IPB University melalui program pemberdayaan masyarakat One Village One CEO (OVOC) meraih gelar juara 1 kategori Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) dalam ajang Mandaya Awards 2026.
Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) Dr Handian Purwawangsa dalam keterangannya, di Bogor, Jawa Barat, Jumat, mengatakan pencapaian tersebut berkat kontribusi dalam program mendorong pengembangan potensi ekonomi desa melalui penguatan kapasitas masyarakat, pendampingan usaha, dan pengembangan bisnis berbasis potensi lokal.
Melalui program pemberdayaan masyarakat OVOC, IPB University mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem ekonomi perdesaan.
Pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Mandaya Awards diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) RI yang puncak penganugerahannya digelar 27 Oktober 2026.
Penghargaan ini mengapresiasi kontribusi berbagai pihak dalam menghadirkan praktik pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, dan penguatan kemandirian masyarakat.
Dr Handian menegaskan capaian ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat.
Pihaknya akan memperkuat kolaborasi dan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar global.
"Dengan semangat From Local Roots, to Global Routes, kami ingin mendorong potensi lokal menjadi kekuatan global sekaligus mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya pula.
Kegiatan ini sejalan dengan upaya optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Baca juga: IPB University kolaborasi riset ekonomi biru dan ketahanan pangan
Baca juga: Peneliti IPB University kembangkan rendang domba tahan tiga tahun
Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Syarif Abdullah
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira