Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan meninjau langsung usulan pembangunan trotoar dan penandaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Jalan Kampung Bali XXV, Tanah Abang.
Pramono meminta peninjauan lebih lanjut dilakukan agar fasilitas pejalan kaki tidak mengganggu fungsi saluran air.
“Problemnya adalah kalau dibuatkan pedestrian, pedestrian-nya di atas sungai, dan untuk itu saya tidak setuju,” kata Pramono dalam rapat bersama jajaran di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis.
Sebagai alternatif, Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji kemungkinan penyesuaian lebar jalan dan penerapan lalu lintas satu arah, serta penataan pohon di sepanjang ruas jalan.
“Maka saya akan melihat ke lapangan, apakah memungkinkan pedestriannya itu dibuat dengan memperkecil jalan dan jalannya dibuat satu jalur, atau kemudian pohon-pohon yang menjadi pelindung dari Dinas Pertamanan yang kemudian kita rapikan. Tetapi intinya, apa yang menjadi permintaan Bu Camat dan jajaran, kami akan tindak lanjuti,” ujar Pramono.
Selain hal tersebut, Pramono juga membahas berbagai persoalan lain dalam rapat rutin di kecamatan.
Dalam rapat di Kecamatan Tanah Abang, ia memutuskan penataan kawasan perdagangan Blok A hingga F Tanah Abang dilakukan secara bertahap dengan tetap menjaga mata pencaharian pedagang dan masyarakat.
Menurut Pramono, penataan akan mencakup pengaturan parkir, penertiban aktivitas ilegal, pengelolaan sampah, serta pembenahan fasilitas pendukung agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan.
Selain pengaturan parkir dan ketertiban, Pemprov DKI Jakarta juga memperhatikan pengelolaan sampah melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Selain penataan kawasan perdagangan, rapat tersebut juga membahas tiga persoalan strategis lainnya, yakni pengendalian banjir, keselamatan pejalan kaki, dan pemenuhan fasilitas pendidikan.
Baca juga: Pramono tata kawasan perdagangan Tanah Abang secara bertahap
Baca juga: Pemkot Jakpus tertibkan aset Pemprov DKI di Kampung Bali
Baca juga: DKI akan revitalisasi sekolah hingga tambah sekolah swasta gratis
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira