Jakarta (ANTARA) -
Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) menyayangkan cabang olahraga kickboxing tidak dipertandingkan pada SEA Games 2027 di Malaysia, mengingat cabang olahraga tersebut selama ini menjadi salah satu penyumbang medali bagi Indonesia.
Ketua Umum PP KBI Ngatino mengatakan kickboxing telah beberapa kali tampil dalam pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut, yakni sejak SEA Games 2019 di Filipina, kemudian Vietnam pada 2022, Kamboja pada 2023, hingga Thailand pada 2025.
"Kami menyayangkan saja. Padahal kickboxing sudah masuk dalam jajaran cabang olahraga nasional yang selalu menyumbangkan medali," kata Ngatino seusai konferensi pers Kejurnas Kicboxing Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, keberlanjutan keikutsertaan kickboxing dalam SEA Games penting untuk menjaga perkembangan dan daya saing cabang olahraga tersebut di tingkat regional.
Meski tidak dipertandingkan di Malaysia pada 2027, PP KBI tetap berupaya menjaga prestasi atlet melalui agenda kejuaraan internasional yang telah disiapkan. Salah satunya dengan mengikuti Kejuaraan Asia di Kamboja pada Desember mendatang.
PP KBI akan melakukan seleksi untuk menentukan atlet terbaik yang akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan tersebut.
Selain itu, PP KBI juga menargetkan keikutsertaan dalam kejuaraan dunia pada tahun berikutnya sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi prestasi atlet.
Ngatino menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem penilaian berbasis poin untuk menentukan atlet yang diprioritaskan mengikuti kompetisi internasional maupun kejuaraan multievent.
Dengan sistem tersebut, atlet yang memiliki catatan performa dan poin terbaik akan memperoleh prioritas untuk memperkuat Indonesia.
Ngatino berharap kickboxing dapat kembali memperoleh kesempatan tampil dalam ajang multievent internasional sehingga perkembangan cabang olahraga tersebut tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi prestasi bagi Indonesia.
Baca juga: Kejurnas Kickboxing 2026 diikuti 250 atlet dari 23 provinsi
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Arindra Meodia
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira