Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersinergi dalam kolaborasi menjaga keamanan ruang digital.
Sinergi itu terjalin dalam momen pertemuan antara Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa.
Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengatakan perkembangan teknologi saat ini berjalan sangat cepat. Oleh karena itu, era digitalisasi harus disikapi dengan baik dan cepat.
Ia mengatakan bahwa Polri dan Kemkomdigi berkomitmen menindak cepat kejahatan siber yang meresahkan masyarakat.
“Apa yang selalu menjadi keresahan masyarakat terkait dengan kejahatan-kejahatan; penipuan daring, judi online, kemudian love scam, dan lain-lain, ini betul-betul harus kita tindak secara cepat demi keamanan negara,” ucapnya.
Selain itu, sambung dia, kedua belah pihak juga berkomitmen memperkuat penanganan penyebaran misinformasi dan berita hoaks.
“Ini juga perlu ada sebuah langkah-langkah yang kuat secara regulasi. Tadi juga disampaikan oleh Ibu Menteri, mudah-mudahan nanti ke depan bisa kita perkuat lagi terhadap hal itu,” katanya.
Pemimpin Korps Bhayangkara itu pun berharap agar kolaborasi Polri bersama Kemkomdigi dapat mewujudkan harapan masyarakat, yakni keamanan digital di Indonesia.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan bahwa saat ini marak terjadi berbagai kejahatan siber, seperti kasus jual beli data, penipuan daring (scam online), judi online, pornografi, perundungan daring, misinformasi, hingga berita hoaks.
Menurutnya, Kemkomdigi tidak bisa menangani sendiri kasus-kasus tersebut. Diperlukan kolaborasi yang kuat dalam aparat penegak hukum (APH), dalam hal ini Polri, untuk menanganinya.
“Kolaborasi dengan Polri menjadi amat penting dalam kerangka gabungan antara langkah preventif (pencegahan, red.) dan langkah enforcement (pelaksanaan red.),” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas langkah tegas Polri dalam mengungkap kasus judi online lintas negara dan menindak pelaku pencurian infrastruktur digital, seperti BTS.
“Pada prinsipnya adalah kami siap berkolaborasi, berkoordinasi dengan lebih intens lagi dengan Polri terkhusus di bawah pimpinan Pak Kapolri, Bapak Suyudi,” ucapnya.
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Nadia Putri Rahmani
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira