Jakarta (ANTARA) - Berbagai kabar di ranah politik telah diwartakan kantor berita ANTARA pada Selasa (27/10), mulai dari Komisi III DPR lanjut menampung masukan RUU Perampasan Aset hingga keberhasilan hujan buatan TNI Angkatan Udara untuk atasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berikut kilas balik berita politik kemarin untuk kembali Anda simak.

DPR lanjut rapat RUU Perampasan Aset dengan undang mahasiswa-advokat

Komisi III DPR RI melanjutkan rapat-rapat dalam tahap penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dengan mengundang Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) hingga Jaringan Advokat Dan Masyarakat Anti Kriminalisasi (JAMAK).

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya ingin mempercepat proses RUU Perampasan Aset, sehingga rapat tetap digelar saat ini ketika masih memasuki masa reses.

Baca selengkapnya di sini.

Mendagri-Menkeu pastikan ketersediaan anggaran pemulihan Sumatera

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan kesiapan dan ketersediaan anggaran untuk mendukung percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera hingga 2028.

Kepastian tersebut tercapai dalam pertemuan antara Mendagri Tito Karnavian dengan Menkeu Suahasil Nazara di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (27/10) malam.

Baca selengkapnya di sini.

Sultan HB tegaskan pembangunan Makodam XXVI/Mataram ikuti aturan

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pembangunan Markas Komando Daerah Militer XXVI/Mataram di Godean, Kabupaten Sleman, mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk dalam proses pemanfaatan lahan.

Sri Sultan HB mengatakan rencana pemanfaatan lahan untuk pembangunan Markas Kodam tersebut wajib melalui prosedur administrasi yang berlaku.

"Ya enggak ada masalah (pemanfaatan lahan untuk Makodam). Tapi itu tetap (melewati) proses administrasinya, harus. Itu saja," kata Sri Sultan usai menerima silaturahmi Pangdam XXVI/Mataram Mayor Jenderal TNI Drajad Brima Yoga.

Baca selengkapnya di sini.

Kapolri berkomitmen bantu pemerintah wujudkan Astacita

Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memastikan jajarannya berkomitmen membantu pemerintah mewujudkan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Kapolri, salah satu upaya yang dilakukan pihaknya untuk mewujudkan hal tersebut ialah memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas keamanan.

Baca selengkapnya di sini.

TNI AU berhasil hadirkan hujan buatan untuk tangani karhutla di Sumsel

TNI Angkatan Udara berhasil menghadirkan hujan buatan untuk memadamkan titik api di area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Hujan buatan itu terjadi berkat operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan TNI AU dan instansi pemerintah terkait.

"Operasi ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk mendukung penanganan karhutla, terutama di kawasan gambut terdampak," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Politik kemarin, Kajian definisi korupsi hingga rapat di Istana

Baca juga: Politik kemarin, eks Panglima TNI wafat hingga PKB soal Fathan Subchi

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fath Putra Mulya

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira