Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya memetakan kebutuhan masyarakat Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, sebagai basis penataan pasca penggerebekan masif narkoba di kawasan tersebut, Rabu.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Adex Yudiswan mengatakan, kegiatan itu dilakukan bersama petugas gabungan dari TNI hingga unsur pemerintah setempat.

"Mengidentifikasi harapan dan kebutuhan riil masyarakat sehari-hari. Kalau mereka butuh pekerjaan, kita identifikasi, dalam satu rumah, berapa orang yang sudah kerja dan berapa yang belum? Apakah mereka sudah mempunyai kompetensi?" ujar Adex kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Polda Metro Jaya akan mengundang Balai Latihan Kerja (BLK) untuk membuat pelatihan kepada warga setempat.

"Untuk ibu-ibu, mereka mempunyai potensi sebagai penunjang keluarga. Kita identifikasi kompetensi mereka, apakah memasak atau menjahit? Nanti kita akan fasilitasi penjualan produknya. Kita berkoordinasi dengan pemerintah daerah," tuturnya.

Menurut Adex, metode "door to door" yang diterapkan bertujuan untuk mengetahui kondisi riil kebutuhan masyarakat Kampung Boncos, termasuk aparatur setempat.

Baca juga: Polda Metro Jaya intensifkan pencegahan narkoba di Kampung Boncos

"Ini bukan lagi sekadar 'katanya-katanya', tapi berdasarkan data faktual yang diangkat dari lini terbawah. Di era Presiden Prabowo ini, kita memastikan kehadiran pemerintah benar-benar ada di lini terbawah," ujarnya.

Selain itu, metode itu juga diterapkan untuk mengidentifikasi masalah mendasar yang dihadapi masyarakat Kampung Boncos terkait peredaran serta penyalahgunaan narkoba, sehingga pemberantasan obat terlarang itu berdampak permanen.

"Kita ingin mengidentifikasi apa sebenarnya sumber masalah Kamtibmas dalam konteks penjualan narkoba ini. Apakah pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan keseharian mereka tidak berjalan? Mulai dari struktur desa, kecamatan, Bhabinkamtibmas, Polsek, hingga rekan-rekan stakeholder lainnya," kata Adex.

Dengan demikian, pihaknya bersama Pemda DKI dapat menemukan jenis serta pola penataan yang tepat untuk kawasan tersebut.

"Kita akan mengidentifikasi pola yang paling cocok untuk Kampung Boncos ini," kata imbuhnya.

Pantauan ANTARA di lokasi, Wakapolda bersama jajaran mendatangi satu per satu rumah warga di Kampung Boncos dan menanyakan terkait kondisi ekonomi mereka.

Jawaban warga direkam dalam daftar tertulis sejenis hasil survei, yang kemudian digunakan sebagai basis penataan.

Baca juga: DKI siap bekerja sama dengan kepolisian tangani kasus narkoba

Baca juga: Polisi beri "trauma healing" pascapenggerebekan narkoba Kampung Ambon

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Redemptus Elyonai Risky Syukur

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira