Moskow (ANTARA) - Kepolisian Belanda mengungkap pihaknya telah mengamankan sebanyak 34 orang di Den Haag pada Sabtu (31/10) saat aksi unjuk rasa yang diduga mengundang kericuhan.

Polisi menjelaskan pihaknya telah menambah pasukan di pusat kota Den Haag menyusul adanya ajakan melakukan penjarahan yang disebarkan melalui media sosial dengan mengatasnamakan gerakan protes Generasi Z.

"Hasilnya, sebanyak 34 orang ditahan, dan kejadian tidak diinginkan berhasil digagalkan," demikian pernyataan kepolisian.

Sejumlah aksi protes spontan terjadi di pusat kota pada Sabtu (31/10) dengan pengunjuk rasa yang telah mempersiapkan diri untuk bentrok dengan polisi.

Unit kepolisian khusus pun dikerahkan untuk membubarkan para pengunjuk rasa dan mencegah terjadinya kerusuhan.

Media RTL Nieuws melaporkan pada Jumat (30/10), pihak berwenang di sejumlah kota besar di Belanda telah bersiap menghadapi potensi kerusuhan di tengah seruan untuk melakukan aksi protes.

Sejumlah tempat usaha juga dilaporkan menutup jendela dan pintu gerai mereka dengan papan kayu.

Sumber: RIA Novosti-Sputnik


Baca juga: Nunez: Ribuan orang ditahan saat demonstrasi lanjutan Prancis

Baca juga: Demonstran di Jerman gelar aksi di Berlin, tuntut Merz mundu

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Bayu Prasetyo

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira