Jakarta (ANTARA) - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PT Geoenviron Engineering Technology Indonesia (GETI) menandatangani nota kesepahaman terkait pemanfaatan limbah untuk pengembangan energi berkelanjutan.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan kesepakatan ini menjadi landasan awal bagi kedua perusahaan untuk mengidentifikasi potensi limbah, teknologi pengolahan, hingga peluang pengembangan rantai pasok dan model bisnis energi berbasis limbah.

PLN EPI memiliki peran dalam pengembangan dan pemanfaatan bioenergi untuk mendukung transisi energi nasional.

Sementara itu, GETI merupakan anak perusahaan Beijing Geoenviron Engineering & Technology Inc (BGE) yang bergerak di bidang teknologi dan jasa lingkungan, termasuk pengelolaan limbah, waste to energy dan refuse derived fuel (RDF).

Baca juga: Pertamina NRE perkuat komitmen wujudkan transisi energi berkelanjutan

Hokkop mengatakan penandatanganan MoU menjadi langkah strategis untuk membuka ruang kolaborasi dalam mengoptimalkan limbah menjadi sumber daya yang dapat mendukung pengembangan energi berkelanjutan.

"Kesepakatan ini menjadi landasan hukum dan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam pemanfaatan limbah bagi pengembangan energi berkelanjutan antara PLN EPI dan GETI," ujar Hokkop.

Melalui kesepakatan tersebut, PLN EPI dan GETI akan mengidentifikasi potensi dan karakteristik limbah, mengkaji teknologi pengolahan dan konversi, serta mengevaluasi peluang pengembangan fasilitas pendukung.

Kajian juga mencakup potensi penguatan rantai pasok dan model bisnis dengan mempertimbangkan aspek teknis, komersial, serta ketentuan yang berlaku.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Kelik Dewanto

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira