Jakarta (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan (Jaksel) menggencarkan bazar Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) sebagai upaya mendorong pergerakan ekonomi keluarga.
"Terkait pengembangan ekonomi, bazar UP2K juga terus digalakkan. Hal itu sebagai wujud nyata bergeraknya roda ekonomi keluarga di Jakarta Selatan. Semoga bazar itu dapat menjadi ajang promosi dan peningkatan kelas bagi para pelaku UMKM," kata Sekretaris Kota Jakarta Selatan Mukhlisin di Jakarta, Senin.
Bazar tersebut diharapkan menjadi sarana promosi sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas usaha dan memperluas pemasaran.
Terlebih, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menegaskan pentingnya peran TP PKK dalam merespons berbagai isu aktual di masyarakat, terutama terkait ketahanan keluarga, pangan, dan ekonomi.
Maka dari itu, sambung Mukhlisin, pertemuan rutin (Pertin) TP PKK harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyamakan langkah sekaligus menyusun gerakan nyata dalam menjawab berbagai tantangan di wilayah.
"Kegiatan Pertin ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk menyamakan langkah dan menyusun gerakan nyata dalam menjawab isu-isu aktual yang sedang berkembang di wilayah," ujar Mukhlisin.
Baca juga: PKK Jaksel harap perajin batik Betawi mampu kuatkan identitas budaya
Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika perubahan lingkungan dan tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Dia menginginkan agar Gerakan HATINYA (Halaman, Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman) PKK dan gerakan menanam di pekarangan digalakkan kembali untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.
"Saya juga meminta kader PKK untuk memberikan perhatian khusus pada pendampingan ekonomi keluarga di tengah keluhan masyarakat terkait harga kebutuhan pokok," tutur Mukhlisin.
Menurut dia, 10 program pokok PKK merupakan jawaban terhadap berbagai isu besar yang berkembang di masyarakat. Program tersebut mencakup penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, serta kelestarian lingkungan.
Dia menegaskan PKK harus mampu berperan lebih dari sekadar pelaksana program pemerintah, tetapi juga menjadi penggerak perubahan perilaku masyarakat melalui kader-kadernya.
"Saya tidak ingin PKK hanya menjadi pelaksana program, tapi menjadi agen perubahan perilaku. Satu kader Dasawisma menggerakkan 10 sampai 20 kepala keluarga. Jika itu berjalan, tidak ada program pemerintah yang gagal," ungkap Mukhlisin.
Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan Azizah Syafrin mengapresiasi keberhasilan program pertanian perkotaan (urban farming) yang sudah menghasilkan panen bawang merah.
"Di tengah kota metropolitan, seperti Jakarta Selatan, kita bisa panen bawang merah. Hari ini, kader PKK, pengelola RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak), dan penggiat urban farming bisa membuktikan dari lahan sempit, polybag, pekarangan RPTRA, dan HATINYA PKK, kita berhasil panen bawang merah," papar Azizah.
Baca juga: Pemkot Jaksel dorong deteksi dini kanker anak lewat kader PKK
Baca juga: PKK Jaksel dorong penggunaan medsos sebagai sarana informasi pemanfaatan RPTRA
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Luthfia Miranda Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira