Jakarta (ANTARA) - Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menyatakan komitmen untuk menjadi penggerak perubahan di daerah masing-masing dalam sesi refleksi yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu.
Komitmen tersebut dituangkan secara tertulis dalam Deklarasi Wirasena Community yang menjadi bagian dari sesi terakhir pembelajaran di empat kelas sebelum para peserta kembali ke daerah asal.
Dalam kegiatan di Artotel Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, setiap peserta diminta menuliskan langkah nyata yang akan dilakukan setelah mengikuti program, termasuk membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan.
"Saya berharap teman-teman benar-benar menerapkan nilai patriotik, gigih, dan berempati yang menjadi tema besar Wirasena Youth Camp," kata fasilitator Ni Made Gita Kusuma Yanti dalam keterangan resmi Kemenpora.
Sesi refleksi tersebut dipandu Ni Made Gita Kusuma Yanti dari Bali bersama Kevin Irsyad Suyuthi dari Bengkulu.
Melalui Lembar Komitmen Pribadi, peserta diajak merumuskan satu janji yang akan dijaga sebagai bagian dari Wirasena Community.
Komitmen itu diharapkan tidak berhenti sebagai pernyataan tertulis, tetapi menjadi pegangan bagi peserta untuk menerapkan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan di lingkungan masing-masing.
Baca juga: Peserta apresiasi Wirasena Youth Camp 2026 yang beri inspirasi positif
Selain menyusun komitmen pribadi, peserta juga mengikuti sesi berbagi pesan dengan duduk melingkar dan menuliskan kesan kepada sesama peserta.
Setiap lembar kertas yang memuat nama peserta diedarkan secara bergantian hingga kembali kepada pemiliknya dengan berbagai pesan dari teman-teman seangkatan.
Suasana haru mewarnai sesi tersebut ketika para peserta saling merangkul dan menyanyikan lagu "Sampai Jumpa" milik grup musik Endank Soekamti.
Salah satu peserta asal Sulawesi Barat, Indhie Rina Tamandalan, mengaku mendapatkan pengalaman dan ikatan persaudaraan yang kuat selama mengikuti kegiatan tersebut.
"Sedih banget harus berpisah dengan peserta Wirasena Youth Camp ini. Karena sudah merasa ada ikatan dari pertama kegiatan berlangsung sampai sekarang. Sudah melewati banyak hal. Kita sudah saling kenal satu sama lain. Sudah punya banyak mimpi, rencana untuk sama-sama membangun Indonesia menjadi lebih baik," ujar Indhie.
Menurut dia, hubungan yang terjalin selama kegiatan diharapkan terus berlanjut meskipun para peserta nantinya kembali ke daerah masing-masing.
Para peserta juga telah membentuk grup komunikasi melalui WhatsApp sebagai wadah untuk mempertahankan hubungan, berdiskusi, dan bertukar pengalaman setelah kegiatan berakhir.
Rangkaian Wirasena Youth Camp 2026 dijadwalkan ditutup melalui malam inagurasi di Teater Mini TIM, Jakarta, Rabu malam, yang mempertemukan peserta dari empat kelas untuk menampilkan karya masing-masing.
Baca juga: Wirasena Youth Camp perkuat sinergi program dan peluang karier pemuda
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Muhammad Ramdan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira