Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) menyatakan dampak Program Desa Energi Berdikari (DEB) secara kumulatif telah menghasilkan nilai tambah ekonomi sekitar Rp26 miliar per tahun serta memberikan manfaat kepada sekitar 283 ribu orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Yang paling penting adalah bagaimana pengembangan DEB benar-benar berdampak signifikan kepada masyarakat," kata Vice President CSR and SME Management PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto dalam webinar "Detalk Desa Berdaya Energi Terjaga" yang dipantau dari Jakarta, Senin.
Rudi menjelaskan bahwa Program DEB yang diinisiasi Pertamina sejak 2018, dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi sumber daya lokal, baik dari sisi energi maupun sumber daya ekonomi masyarakat.
Menurut dia, pengembangan DEB tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur energi terbarukan, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem pemberdayaan yang mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan ketahanan masyarakat desa.
Ia menambahkan bahwa sampai saat ini nilai tambah ekonomi pada program tersebut mencapai kurang lebih Rp26 miliar dan telah dirasakan oleh warga sekitar.
Hingga 2026, Pertamina telah mengembangkan sekitar 310 Desa Energi Berdikari di berbagai wilayah Indonesia, dengan sekitar 60 persen di antaranya berada di luar Pulau Jawa. Pertamina menargetkan target cukup masif dalam pengembangan DEB yang ditargetkan bisa mencapai 732 desa hingga 2030.
Program tersebut memanfaatkan berbagai sumber energi terbarukan sesuai potensi lokal, mulai dari tenaga surya, biogas, mikrohidro, biodiesel, hingga pembangkit listrik hibrida.
Dari pengembangan tersebut, kapasitas pembangkitan energi terbarukan DEB telah mencapai sekitar 1,5 MWp, dengan produksi biogas sekitar 973 ribu meter kubik. Sebanyak 223 local hero juga telah memperoleh sertifikasi keahlian sebagai Junior Operator untuk mendukung pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas energi terbarukan di wilayah masing-masing.
Ia melanjutkan bahwa pada sektor ketahanan pangan, sebanyak 166 desa telah mengembangkan program berbasis pertanian dan pangan. Pengembangan tersebut menghasilkan sekitar 21 ribu ton beras dan 5 ribu ton komoditas pangan nonberas per satu kali panen dari sekitar 2.000 hektare lahan.
Sementara dari aspek lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan melalui DEB berkontribusi terhadap pengurangan emisi sekitar 1,1 juta ton CO2 ekuivalen. Program ini juga mendukung pengelolaan sekitar 145 ribu ton sampah per tahun serta pemanfaatan lebih dari 23 ribu ton kotoran hewan untuk pengembangan energi biogas.
Rudi menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pembangkit energi terbarukan yang dibangun atau besarnya pengurangan emisi, tetapi terutama dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
"Yang paling penting adalah bagaimana pengembangan DEB benar-benar berdampak signifikan kepada masyarakat. Petani bisa meningkatkan kapasitas produksinya, UMKM mendapatkan tambahan pendapatan, dan berbagai aktivitas ekonomi bisa berjalan dengan baik hingga masyarakat mampu mencukupi kebutuhannya," ujarnya.
Untuk memastikan keberlanjutan, Pertamina mendorong penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat melalui koperasi maupun badan usaha, sekaligus meningkatkan kompetensi local hero agar mampu mengelola fasilitas energi secara mandiri.
Melalui Desa Energi Berdikari, Pertamina terus mendorong energi terbarukan menjadi fondasi pembangunan desa yang tidak hanya mandiri secara energi, tetapi juga kuat secara ekonomi, tangguh menghadapi tantangan, dan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.
Baca juga: Pertamina dorong pertumbuhan ekonomi melalui Desa Energi Berdikari
Baca juga: Menkop dorong KDKMP masuk rantai pasok energi nasional
Baca juga: Kaltim genjot kemandirian energi di pelosok lewat PLTS Terpusat
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Khaerul Izan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira