Jakarta (ANTARA) - Panitia pelaksana pertandingan Persita Tangerang diganjar denda Rp40 juta imbas kericuhan laga yang mempertemukan Pendekar Cisadene tersebut melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Banten, Sabtu (17/10).
Direktur Utama I.League Ferry Paulus selaku penyelenggara Super League mengatakan sanksi yang diberikan ke Persita tersebut diberikan lantaran pihak panpel dinilai lalai dalam mengawal keamanan serta ketertiban di area stadion.
"Panitia pelaksana pertandingan Persita ya di kompetisi Super League, diputuskan oleh Komdis pelanggaran sebesar denda Rp40 juta, di mana pelanggaran gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, dan seterusnya," kata Ferry saat menjelaskan keputusan Komdis dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Dalam pertandingan tersebut, para suporter Persita dan Persija terlibat kericuhan yang membuat pertandingan sempat dihentikan selama kurang lebih setengah jam.
Baca juga: Polda Banten kerahkan 200 personel amankan Persita vs Persija
Laga yang sejatinya dilanjutkan pukul 20.00 WIB baru bisa bergulir kembali pada pukul 20.31 WIB.
“Pertandingan sebenarnya berjalan dengan lancar, baik. Tetapi terhenti di babak kedua karena memang ada keributan yang sebenarnya sepele persoalannya, hanya persoalan spanduk,” ujar Ferry.
Selain Persita, I-League juga menjatuhi hukuman kepada Persija Jakarta.
Macan Kemayoran terkena sanksi berupa larangan suporter pergi ke partai tandang selama setengah musim.
Selain itu, Persija juga mendapatkan denda klub sebesar Rp30 juta dan denda Rp60 juta akibat tiga kali penyalaan petasan dan pelemparan satu flare.
Baca juga: Persita beri kekalahan pertama untuk Persija di Super League 2026/2027
Baca juga: Suporter Persija dilarang hadir di laga tandang selama setengah musim
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Fajar Satriyo
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira