Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau langsung sejumlah infrastruktur perkeretaapian di wilayah Jawa Tengah, mulai dari jembatan kereta api hingga perlintasan sebidang. Peninjauan dilakukan pada Jembatan BH 1109 KM 303+6/7 lintas Prupuk–Linggapura di wilayah Daop 5 Purwokerto, serta dua titik perlintasan di lintas Tegal–Slawi, yakni KM 7+200 dan JPL 16A KM 7+080.

Dalam kunjungan tersebut, Bobby bersama jajaran operasional melihat kondisi infrastruktur dan perkembangan fasilitas keselamatan di lapangan. Pemeriksaan mencakup kondisi jalur dan jembatan serta kesiapan fasilitas perlintasan yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

“Setiap lintas memiliki karakteristik yang berbeda. Kami melihat langsung kondisi jembatan, jalur, dan perlintasan untuk memastikan kebutuhan penanganannya sesuai dengan kondisi di lapangan. Harapannya, perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat di sekitar jalur dapat berlangsung semakin baik,” ujar Bobby.

Peninjauan ini sejalan dengan program peningkatan keselamatan perlintasan sebidang yang tengah dijalankan KAI. Program tersebut mencakup pembangunan 190 gardu perlintasan, dilengkapi pengembangan fasilitas pendukung berupa palang pintu dan perlengkapan operasional penjagaan.

Per 5 November 2026, 24 titik perlintasan telah beroperasi dengan fasilitas hasil pengembangan di wilayah Daop 1 Jakarta, Daop 2 Bandung, Daop 3 Cirebon, Daop 4 Semarang, Daop 7 Madiun, dan Daop 8 Surabaya. Pekerjaan pada titik lainnya terus dilanjutkan secara bertahap, mencakup penyelesaian fasilitas fisik dan kesiapan perlengkapan operasional.

Bobby menyampaikan bahwa perkembangan pekerjaan di setiap wilayah menjadi perhatian KAI, terutama pada perlintasan yang bersinggungan langsung dengan mobilitas masyarakat.

“Perlintasan merupakan ruang yang digunakan bersama oleh perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Kami terus melengkapi fasilitasnya secara bertahap, dengan memperhatikan kesiapan petugas dan peralatan di setiap lokasi. Kami ingin hasil pekerjaan ini memberi manfaat bagi masyarakat yang melintas setiap hari,” kata Bobby.

Selain pembangunan fasilitas, KAI bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan evaluasi terhadap perlintasan sebidang sesuai kondisi masing-masing lokasi. Upaya tersebut mencakup peningkatan fasilitas, pengaturan operasional, dan koordinasi penanganan titik-titik yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Melalui peninjauan di wilayah Prupuk–Linggapura dan Tegal–Slawi, KAI melanjutkan evaluasi infrastruktur serta program peningkatan keselamatan yang berjalan di berbagai daerah.

“Perkembangan di lapangan menjadi bahan evaluasi kami untuk menentukan pekerjaan berikutnya. Yang terpenting, fasilitas yang dibangun dapat berfungsi dengan baik dan mendukung keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat,” tutup Bobby.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · PR Wire

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira