Jakarta (ANTARA) - WhatsApp menguji coba fitur baru yang memberikan kendali bagi pengguna untuk mengatur siapa saja yang bisa melihat nomor telepon mereka.

Pembaruan ini merupakan kelanjutan dari peluncuran fitur nama pengguna (username) guna meningkatkan privasi pengguna saat berkomunikasi tanpa perlu membagikan nomor ponsel.

Dilansir dari laporan GSM Arena pada Sabtu (7/11) waktu setempat, pada pembaruan WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.45.1, pengguna dapat memilih nomor telepon mereka bisa dilihat oleh semua orang, orang yang tersimpan di kontak, mengecualikan kontak tertentu, atau tidak bisa dilihat oleh siapapun.

Baca juga: WhatsApp rilis fitur rekomendasi foto dan video di obrolan

Fitur ini memungkinkan pengguna menentukan secara spesifik siapa saja yang dapat melihat nomor telepon mereka dalam ruang obrolan maupun panggilan.

Kendati demikian, opsi pengaturan privasi ini hanya berlaku bagi pengguna yang telah mendaftarkan username pada akun mereka.

Bagi pengguna yang sebelumnya sudah menyimpan atau mengetahui nomor telepon pengguna lainnya, informasi nomor tersebut akan tetap terlihat seperti biasa dalam percakapan.

Baca juga: Cara memindahkan chat WhatsApp ke HP baru tanpa kehilangan data

Dalam pengaturan bawaan, WhatsApp akan secara otomatis menyembunyikan nomor telepon pengguna dari orang lain yang menghubungi melalui username.

Pengguna yang ingin membagikan nomor teleponnya untuk keperluan bisnis atau komunikasi khusus dapat mengubah opsi visibilitas tersebut secara manual melalui menu pengaturan privasi.

Saat ini, fitur perlindungan privasi nomor telepon tersebut masih dalam tahap pengembangan internal.

WhatsApp diprediksi bakal meluncurkan fitur tersebut dalam versi uji coba kepada sebagian pengguna terlebih dahulu sebelum digulirkan secara bertahap kepada publik secara global.

Baca juga: WhatsApp hadirkan fitur baru mudahkan pengguna pantau percakapan grup

Baca juga: WhatsApp uji fitur pesan terjadwal di perangkat iOS

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Farhan Arda Nugraha

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira