Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan revitalisasi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Simalungun, Sumut, akan rampung akhir tahun ini.

"Revitalisasi BLK Simalungun sudah berproses. Desember tahun ini ditargetkan selesai," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumut Illyan Chandra Simbolon di Medan, Sumatera Utara, Kamis.

Pihaknya menjelaskan, revitalisasi UPTD BLK Kabupaten Simalungun tersebut merupakan salah satu Program Strategis Daerah (PSD) di bidang ketenagakerjaan.

Revitalisasi tersebut, lanjut dia, merupakan bagian dari program prioritas di bidang pendidikan melalui pengembangan sekolah unggulan berbasis peningkatan keterampilan.

"BLK Simalungun di konsep sistem berasrama yang mampu menampung 100 peserta pelatihan," katanya.

Baca juga: Sumut terus perkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Dengan kapasitas tersebut, BLK Simalungun ditargetkan bisa melatih minimal sebanyak 1.000 orang setiap tahun.

"Pada 2027, sebanyak 18 kejuruan direncanakan tersedia untuk membekali peserta pelatihan dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja," tutur dia.

Di antara kejuruan yang dibuka antara lain operator forklift, teknik instalasi listrik, ahli kecantikan junior, ahli keselamatan dan kesehatan kerja (K3) umum.

"Desain grafis, caregiver, pengolahan hasil pertanian, barista hingga servis kendaraan sepeda motor," ucap Illyan.

Baca juga: Pemprov Sumut mempercepat penyerahan aset RSUD dr M Thomsen Nias

Selain itu, pihaknya juga terus mendorong penguatan pengawasan ketenagakerjaan melalui kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

"Sinergi ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan, pengawasan, serta pelayanan bagi tenaga kerja di Sumut," papar dia.

IIIyan menyebutkan, penguatan kolaborasi sebagai suatu terobosan. Lewat skema ini, pengawas ketenagakerjaan dilakukan bekerja sama dengan dinas ketenagakerjaan kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Terutama, dalam melakukan pembinaan para tenaga kerja, dan pemeriksaan terhadap berbagai temuan di lapangan.

"Kami juga sedang membuat satu terobosan itu untuk penguatan pengawasan ketenagakerjaan berkolaborasi dengan kabupaten/kota, kata Illyan lagi.

Baca juga: Misi Dagang Jatim-Sumut catatkan transaksi Rp2,843 triliun

Baca juga: Dari RS Haji hingga Nias, Bobby bawa lima prioritas ke Bappenas

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Said

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira