Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan peran Pesantren Tahfiz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah dalam memperluas dan memperkuat akses pendidikan inklusif, khususnya bagi anak-anak penyandang disabilitas dapat mengembangkan potensi, kemandirian, dan keimanan.
"Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan hari ini mengingatkan kita bahwa setiap warga berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Hal inilah yang juga menjadi bagian dari komitmen Jakarta dalam mewujudkan kota inklusif dan berkelanjutan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam kegiatan bakti sosial memperingati HUT ke-55 Korpri 2026 di Pesantren Tahfiz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Jumat.
Dia menilai pertemuan dengan para santri dan siswi dari Pesantren Tahfiz Difabel KH Ahmad Lutfi Fatullah dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Ulaka Penca itu merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama yang dapat memperkuat budaya gotong royong dan solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat Jakarta.
Menurut Rano, Pesantren Tahfiz Difabel membuktikan keterbatasan fisik bukan penghalang untuk mempelajari dan menghafal Al-Qur'an.
Baca juga: Santri disebut miliki potensi jadi pemimpin di masa mendatang
Lebih lanjut, Rano menyebutkan kehadiran SLB Ulaka Penca itu turut membuka kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan rasa percaya diri mereka. Keduanya menjadi ruang untuk menumbuhkan harapan, kemandirian, dan keimanan, sekaligus mengingatkan bahwa inklusivitas merupakan tanggung jawab bersama.
"Namun, pendidikan dan tumbuh kembang anak tentu tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Kepada para orang tua dan guru, teruslah memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang serta pendampingan ketika mereka membutuhkannya," ujar Rano.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyaluran berbagai bantuan, mulai dari kursi roda, fasilitas penunjang pendidikan, Al-Qur'an isyarat, santunan dana pendidikan, hingga bantuan dana untuk Masjid Jami'atul Khairat di Lebak Bulus.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi para penerimanya," ucap Rano.
Baca juga: Pemkot Jaktim perkuat sinergi pendidikan keagamaan lewat pesantren
Dia juga berpesan kepada para siswa untuk tidak pernah berhenti bermimpi dan belajar dengan memanfaatkan berbagai program pendidikan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan LPDP Jakarta yang sedang dipersiapkan.
Dengan demikian, diharapkan kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-55 tahun Korpri itu menjadi momentum bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan senantiasa hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta.
Menjelang usia 500 tahun, Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi DKI berupaya memperluas akses dan kesempatan bagi penyandang disabilitas dalam bidang seni, pendidikan, pekerjaan, transportasi, dan layanan publik, sehingga setiap warga dapat berpartisipasi, dihargai, serta didukung oleh lingkungan yang bebas stigma.
Baca juga: Rektor UIN Jakarta ajak santri jadi penggerak perubahan bangsa
Baca juga: Pelajar difabel di Jaksel diedukasi soal emosi dan batasan tubuh
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Luthfia Miranda Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira