Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Tamhut) Jakarta Utara terus berupaya melakukan penghijauan di enam kecamatan yang ada di kota setempat.
“Penghijauan terus diperluas di enam kecamatan dengan menyasar berbagai lokasi, mulai dari jalur hijau, taman, hutan kota hingga taman pemakaman umum (TPU),” kata Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara, Reina Camelia di Jakarta, Jumat.
Aksi penghijauan ini untuk mempercantik wajah lingkungan sekaligus memperluas ruang terbuka hijau terus dilakukan di wilayah Jakarta Utara.
Untuk penanaman hari ini dilakukan di kawasan bantaran Kali Sunter di Jalan Inspeksi Kali Sunter, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja dengan menanam 10 pohon tabebuya merah muda.
Selain memperindah kawasan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan lahan kosong agar memiliki manfaat ekologis dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Menurut Reina, setiap lokasi penanaman terlebih dahulu melalui survei untuk memastikan jenis tanaman yang dipilih sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik lahan.
“Sejak Januari hingga saat ini, tercatat sebanyak 994 pohon pelindung telah kami tanam di seluruh wilayah Jakarta Utara," ujarnya.
Baca juga: Pemkot intensifkan penghijauan 81 lokasi di Jakarta Utara
Dia berharap penambahan pohon pelindung dapat memperluas tutupan tajuk hijau, meningkatkan kualitas udara, sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sejuk dan asri.
Oleh karena itu, dia juga mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam gerakan penghijauan dengan menanam serta merawat pohon di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Sementara itu, Wakil Camat Koja, Shalih Nopiansyar menjelaskan lokasi penanaman di bantaran Kali Sunter sebelumnya merupakan lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Melalui kolaborasi antara pihak kecamatan, Sudin Tamhut, dan masyarakat, kawasan tersebut kini mulai diarahkan menjadi lingkungan yang lebih tertata dan hijau.
“Kami berharap pohon-pohon ini dapat tumbuh dengan baik dan menambah kehijauan di kawasan tersebut,” tuturnya.
Penataan kawasan tidak hanya berorientasi pada keindahan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas wilayah, termasuk dalam mempersiapkan Jakarta Utara menghadapi penilaian Adipura.
Baca juga: Wali Kota Jakut minta sektor usaha dukung program penghijauan
Baca juga: Pramono siap tindaklanjuti arahan Prabowo hijaukan Jakarta
Shalih mengajak warga untuk ikut menjaga keberlangsungan pohon yang telah ditanam serta memanfaatkan pekarangan rumah sebagai ruang penghijauan.
“Penghijauan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Dengan kepedulian bersama, lingkungan akan semakin hijau, teduh, dan nyaman,” katanya.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Mario Sofia Nasution
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira