perusahaan yang beroperasi di Banjarbaru diharapkan turut menyerap tenaga kerja lokal sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih besar memperoleh pekerjaan sesuai kemampuan dan kualifikasi
Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, bersama Polres Banjarbaru membuka akses pekerjaan bagi warga yang belum bekerja melalui program Polisi Peduli Pengangguran dengan mendata pencari kerja, memperluas informasi lowongan, serta menyiapkan keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan.
Program tersebut diarahkan untuk mempertemukan masyarakat yang belum bekerja dengan peluang kerja yang tersedia, sekaligus memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal melalui kolaborasi pemerintah daerah dan kepolisian.
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby di Banjarbaru, Selasa, mengatakan persoalan pengangguran membutuhkan penanganan bersama, termasuk keterlibatan perusahaan swasta dalam memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat.
"Melalui kerja sama ini, kita berharap lebih banyak peluang terbuka bagi masyarakat untuk mendapatkan akses informasi, kesempatan, dan dukungan dalam memasuki dunia kerja," kata Lisa saat penandatanganan kerja sama di Aula Gawi Sabarataan, Selasa.
Lisa menegaskan perusahaan yang beroperasi di Banjarbaru diharapkan turut menyerap tenaga kerja lokal sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih besar memperoleh pekerjaan sesuai kemampuan dan kualifikasi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah perlu memiliki data tingkat pengangguran terbuka berdasarkan latar belakang pendidikan dan keterampilan pencari kerja agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan program Polisi Peduli Pengangguran merupakan bagian dari gerakan Polisi Bersama Masyarakat yang melibatkan kepolisian dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial.
"Kami menyadari tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, perlu bergandengan tangan dengan masyarakat, terutama Pemerintah Kota Banjarbaru," ujarnya.
Pius menjelaskan kepolisian akan membantu mendata warga yang belum bekerja untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Dinas Ketenagakerjaan, termasuk memfasilitasi informasi lowongan dan pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha, baik di dalam maupun luar negeri.
Kerja sama tersebut ditandatangani dalam rangkaian Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah Kota Banjarbaru, yang juga mencakup kesepakatan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Selatan mengenai pemenuhan hak identitas anak melalui penerbitan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Bukan itu saja, sebagai Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Lisa menegaskan pemenuhan dokumen kependudukan merupakan bagian dari perlindungan hak anak sejak dini, sehingga setiap anak harus memperoleh identitas resmi sebagai dasar mengakses berbagai layanan publik.
Baca juga: Pengangguran 6,49 persen, polisi Banjarmasin siapkan program kerja
Baca juga: Kapolri resmikan Balai Poliran Polda Banten atasi masalah pengangguran
Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Gunawan Wibisono
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira