Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) siap menggelar Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) sebagai ruang pertukaran praktik baik dan penguatan ekosistem pendidikan tinggi pada 11–13 November 2026 di Universitas Airlangga, Surabaya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek, Khairul Munadi dalam taklimat media di Jakarta, Senin, mengatakan kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Keberdampakan: Elaborasi Teknologi dan Kearifan Lokal yang Inklusif dan Humanis”.

"Tujuan KPPTI adalah untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi melalui pembelajaran bersama dan kolaborasi," katanya.

Baca juga: Kemendiktisaintek upayakan permudah diaspora doktor jadi dosen

Dirjen Dikti menjelaskan KPPTI melanjutkan penyelenggaraan tahun 2025 yang menghasilkan Surabaya Message dan lebih dari seratus nota kesepahaman antarkampus, baik perguruan tinggi negeri, swasta, maupun perguruan tinggi kementerian/lembaga.

Pada tahun ini, pembahasan diarahkan pada inisiatif yang lebih transformatif dan penguatan kontribusi perguruan tinggi melalui empat pilar, yakni akses, mutu, relevansi, dan dampak.

Khairul mengungkapkan KPPTI 2026 akan menghadirkan empat subtema, yaitu implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), teknologi digital dan kecerdasan artifisial, kearifan lokal dan ekonomi kerakyatan, serta inklusivitas dan humanisme. Selama tiga hari, kegiatan ini direncanakan memuat 12 sesi tematik dan 48 paparan praktik baik dari perguruan tinggi.

"Kalau kita cermati lebih jauh, dengan beragamnya kualitas pendidikan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, maka salah satu hal yang dilakukan oleh KPPTI adalah bagaimana agar terjadi semacam pertukaran gagasan, pertukaran pengalaman, exchange of ideas antara berbagai perubahan tinggi dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan dan juga kapasitas pemimpinnya," ujar dia.

Baca juga: Wamendiktisaintek ajak perguruan tinggi persiapkan lulusan spesialis

Baca juga: Apresiasi KPPTI 2025, Wamendiktisaintek ajak perguruan tinggi adaptif

Dalam kegiatan ini, lanjut Khairul, tiga inisiatif strategis juga akan diluncurkan, yaitu Digital Maturity Index untuk memetakan kematangan transformasi digital perguruan tinggi, kerangka generatif AI sebagai panduan pemanfaatan kecerdasan artifisial dengan memperhatikan etika dan integritas akademik, serta konsorsium rumah sakit pendidikan untuk memperkuat kolaborasi rumah sakit di lingkungan perguruan tinggi.

Khairul berharap forum ini menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan serta kepemimpinan.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Sean Filo Muhamad

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira