pemerintah telah menetapkan empat provinsi besar yaitu Papua Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, menjadi lokasi untuk pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi dan Air

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan bahwa dalam waktu dekat pemerintah membangun kawasan swasembada pangan, energi dan air di empat provinsi berbeda dalam rangka menyukseskan program utama Presiden Prabowo Subianto.

"Pada kesempatan hari ini kami merumuskan langkah percepatan penyusunan rencana induk dalam membangun kawasan swasembada, pangan, energi dan air," kata Faisol di Jakarta, Jumat, saat Rapat Pembahasan Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi dan Air Nasional.

Menurut dia, pada pembahasan tersebut pihaknya mengundang sejumlah wakil menteri serta wakil kepala badan untuk membahas langkah yang akan dilakukan.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan empat provinsi besar yaitu Papua Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, menjadi lokasi untuk pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi dan Air.

Baca juga: Wamenko Pangan: Pemerintah mitigasi dampak El Nino pada produksi beras

Semua itu, kata Faisol, merupakan langkah nyata dari pemerintah mempersiapkan semua kebutuhan masyarakat dan diharapkan dapat terlaksana dengan baik.

"Kami diminta untuk melakukan berkoordinasi dalam rangka percepatan program-program yang menjadi program utama Asta Cita," ujarnya.

Pada rapat tersebut, kata Faisol, pemerintah telah bersepakat untuk merumuskan langkah percepatan penyusunan rencana induk dalam membangunkan kawasan swasembada.

"Harapan kita, maka dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan segera menetapkan rencana induk pembangunan kawasan swasembada pangan, energi dan air pada keempat provinsi tersebut," katanya menambahkan.

Baca juga: Wamenko Pangan: Pemulihan gambut tak perlu tunggu badan baru

Baca juga: Wamenko Pangan petakan karhutla untuk lindungi kawasan pangan

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Khaerul Izan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira