Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyiapkan anggaran Rp2,6 triliun untuk subsidi Program Pembiayaan PNM Mekaar atau Kredit Perempuan Prasejahtera (KPPS) dengan suku bunga tetap (flat) 8 persen.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan anggaran itu sementara disiapkan guna menjalankan program kredit hingga akhir Desember 2026.

“Sementara ini, tadi untuk sampai akhir Desember sudah disiapkan kurang lebih sekitar Rp 2,6 triliun. Nanti akan kita exercise kembali Rp2,6 triliun itu, dan berdasarkan constraint waktu yang tinggal 2 bulan ini bisa mengcover berapa nasabah,” kata Maman saat ditemui usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kredit Pemberdayaan Perempuan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin.

Sebagaimana diketahui, Program Pembiayaan PNM Mekaar merupakan program yang menyasar perempuan dari keluarga berpendapatan rendah yang memiliki atau ingin merintis usaha mikro dan ultra mikro

Program PNM Mekaar memberikan pembiayaan produktif dengan suku bunga/marjin 8 persen flat per tahun dengan plafon hingga Rp15 juta per akad.

Penetapan suku bunga 8 persen ini ditetapkan lebih rendah dari sebelumnya yang berada di kisaran 18 persen hingga 25 persen per tahun.

Program ini mulai dijalankan pada pekan kedua bulan November ini.

Maman menerangkan pelaksanaan PNM Mekaar dengan bunga 8 persen meleset dari target awal yang ditetapkan karena sebelumnya dilakukan uji coba terlebih dahulu.

Uji coba dilakukan kepada sekitar 2.000-an nasabah untuk kemudian dilakukan evaluasi dan diterapkan bulan November ini.

“Kenapa ini agak mundur dari jadwal awalnya? Karena kan kita mau uji coba lapangan dulu, jadi tidak langsung semuanya kita implementasikan. Jadi kita uji coba lapangan dan alhamdulillah hasil dari uji coba tersebut itu kurang lebih sekitar 2.000-an ibu-ibu nasabah Mekaar, ada beberapa catatan-catatan, alhamdulillah itu sudah kita evaluasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maman memastikan program Pembiayaan PNM Mekaar dengan bunga flat 8 persen akan berlaku secara permanen.

Baca juga: Kementerian UMKM finalisasi subsidi bunga PNM Mekaar 8 persen

Baca juga: PNM bersama PPI buka peluang ekspansi pasar produk nasabah Mekaar

Baca juga: Modal Rp2 juta, UMKM kue Jambi kini serap 15 pekerja

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Bayu Saputra

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira