Kepada masyarakat agar mengatur jadwalnya sesuai dengan jadwal kapal yang sudah ada

Timika (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Kantor Cabang Timika,Kabupaten Mimika, Papua Tengah menyediakan tiga armada kapal Pelni untuk mendukung pelayanan mudik Natal 2026 bagi masyarakat di wilayah itu pada bulan Desember ini.

Kepala Cabang Pelni Timika Sigit Sujatmoko di Timika, Minggu, mengatakan tiga kapal milik PT Pelni yang disediakan itu yakni KM Leuser, KM Tatamailau dan KM Sirimua.

"Jadwal KM Leuser pada tanggal 2 Desember, KM Tatamailau jadwalnya 13 Desember dan KM Sirimau jadwalnya 19 Desember," ujarnya

KM Leuser melayani rute pelayaran Pelabuhan Pomako Timika menuju Dobo , Tual, Saumlaki, Ambon, Wanci, Bau-Bau, Makassar hingga Surabaya, KM Tatamilau melayani rute pelayaran Pelabuhan Pomako- Tual, Dobo, Kaimana, Fak-Fak,Sorong, Ambon hingga Bitung.

Sementara KM Sirimau melakukan pelayaran dengan rute Pelabuhan Pomako Timika menuju Dobo, Tual, Saumlaki, Kalabahi, Kupang, Lewoleba, Maumere, Bau -Bau, Wanci, Ambon hingga Sorong.

Ia menyarankan masyarakat yang hendak melakukan mudik Natal 2026 dapat memesan tiket sesuai dengan jadwal yang telah disampaikan. Pemesanan tiket dapat dilakukan 60 hari sebelum keberangkatan.

"Kepada masyarakat agar mengatur jadwalnya sesuai dengan jadwal kapal yang sudah ada. Jangan bertumpu pada tanggal 19 Desember, karena kapal ada di tanggal 2 Desember dan 13 Desember, sehingga jangan sampai terjadi penumpukan seperti 2025 lalu," ujarnya.

Puncak arus mudik Natal 2026 diperkirakan terjadi pada 19 Desember 2026. Ia memprediksi sebanyak 1.000 penumpang akan melaksanakan mudik Natal 2026 melalui Pelabuhan Pomako.

Ia berharap Pemda Mimika dapat mengirim surat ke Kementerian Perhubungan RI meminta bantuan penambahan armada laut untuk mendukung angkutan penumpang jelang mudik natal 2026.

" Sehingga ada penambahan armada seperti kapal perintis yang bisa membantu untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Pomako," ujarnya.

Pemerintah Mimika juga diharapkan mendukung pelayanan publik di Pelabuhan Pomako seperti toilet portable dan penyediaan tenda untuk penumpang berlindung dari panas dan hujan saat melakukan mudik.

" Di pelabuhan ini tidak ada terminal dan juga toilet. Sehingga kalau bisa dipasangkan tenda untuk penumpang berteduh dari hujan dan panas serta toilet portable untuk penumpang," ujarnya.

Para penumpang yang akan melaksanakan mudik ke kampung halamannya agar tidak membawa barang dengan ukuran besar karena kapasitas kapal itu sangat terbatas.

" Kenyamanan penumpang di dalam kapal juga harus benar-benar nyaman. Kalau ditumpuk dengan barang-barang penumpang yang besar, penumpang yang lain juga merasa sangat tidak nyaman,"ujarnya.

Penumpang yang akan melaksanakan mudik natal disarankan tidak membawa barang barang melebihi kapasitas bagasi yang telah di tentukan.

"Kapasitas bagasi Pelni seberat 40 kilogram per penumpang dengan diameter barang bawaan 30 kali 50 senti meter dengan kelebihan bagasi adalah 40 kilogram dengan ukuran barang yang sama," ujarnya.

Penumpang yang membawa barang dengan ukuran besar bisa menghubungi Pelni Mimika agar dapat dimasukkan melalui general cargo PT Pelni.

"Kami punya aplikasi mycargoo itu dapat diakses oleh masyarakat , di situ terbuka dengan harga kubikasinya berapa dengan tujuan ke mana" ujarnya

Penumpang juga dilarang untuk membawa binatang peliharaan seperti anjing, kucing dan juga ayam karena dilarang sesuai dengan aturan PT Pelni.

Baca juga: Pelni beri diskon 30 persen untuk tiket libur sekolah bagi warga Papua

Baca juga: Pelni siapkan delapan kapal penumpang jelang libur di Papua

Pewarta: Marselinus Nara
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Marselinus Nara

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira