Donggala (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu, Sulawesi Tengah mulai melayani trayek reguler kapal penumpang KM Dorolonda di Pelabuhan Donggala, Sulteng.

Kepala Cabang PT Pelni Palu Christian Moreys Nainggolan di Donggala, Sabtu, mengatakan untuk operasional kapal akan disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas daerah.

"Tentunya beroperasinya KM Dorolonda di Pelabuhan Donggala sebagai salah satu langkah terkait kesiapan armada dalam mengantisipasi lonjakan penumpang, termasuk menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang," kata Moreys.

Ia mengemukakan KM Dorolonda sandar perdana di Pelabuhan Donggala, Sabtu dengan penumpang turun sebanyak 222 jiwa dan 105 penumpang naik untuk menuju pelabuhan berikutnya.

"Tercatat sebanyak 222 penumpang turun di Pelabuhan Donggala, 105 penumpang naik, serta sekitar 960 penumpang lanjutan. Secara keseluruhan, Kapal Dorolonda memuat sekitar 1.000 orang pada singgah perdana ini," ucapnya.

Menurut dia, untuk armada lainnya yakni KM Lambelu masih tetap beroperasi di Pelabuhan Pantoloan Palu.

Ia menuturkan rencana perpindahan atau mekanisme lebih lanjut untuk KM Lambelu akan dibahas pada tahapan berikutnya.

"KM Dorolonda sudah beroperasi di Pelabuhan Donggala, sedangkan KM Lambelu saat ini masih melayani penumpang di Pelabuhan Pantoloan Palu," sebutnya

Moreys menyebutkan kapasitas kapal penumpang KM Dorolonda menampung hingga 2.900 orang sesuai dengan spesifikasi dan standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.

Diketahui KM Dorolonda tersebut mulai berlayar dari pelabuhan asal Balikpapan dengan tujuan Bitung-Ternate-Sorong-Manokwari-Biak-Serui-Jayapura.

Baca juga: Pelni: KM Dorolonda mulai layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober

Baca juga: Ini kata Pelni terkait kondisi KM Dorolonda

Baca juga: Kemenhub: Pelabuhan Donggala penguat konektivitas transportasi laut

Pewarta: Moh Salam
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Moh Salam

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira