Jakarta (ANTARA) - Pelita Jaya Jakarta mengalahkan Hangtuah JG Liem Jakarta dengan skor 81-49 pada pertandingan penyisihan Grup B IBL All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Berdasarkan statistik pertandingan yang dilaporkan penyelenggara, Pelita Jaya langsung menekan pertahanan Hangtuah sejak kuarter pertama.
Tim asuhan Johannis Winar atau Coach Ahang itu mendominasi permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 22-11.
Memasuki kuarter kedua, Pelita Jaya yang diperkuat Muhamad Arighi mendapat perlawanan lebih ketat dari tim asuhan Yohanes Kristian.
Pelita Jaya menambah 15 poin, sedangkan Hangtuah mencetak 14 poin sehingga paruh pertama berakhir dengan skor 37-25.
Baca juga: Dewa United lumat Satya Wacana 63-44 di IBL All Indonesian
Selepas jeda, Pelita Jaya kembali memperlebar keunggulan dengan memanfaatkan celah pertahanan Hangtuah, terutama di area dekat ring.
Pelita Jaya mencetak 21 poin pada kuarter ketiga, sementara Hangtuah hanya menambah 10 poin. Kuarter tersebut berakhir dengan keunggulan Pelita Jaya 58-35.
Pada kuarter terakhir, Pelita Jaya mempertahankan dominasinya dengan menambah 23 poin, sedangkan Hangtuah mencetak 14 poin.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan Pelita Jaya 81-49 atau selisih 32 poin.
Muhamad Arighi menjadi pencetak angka terbanyak dalam pertandingan tersebut dengan 20 poin dan enam rebound (bola pantul).
Baca juga: Bogor Hornbills kalahkan Pacific Caesar 73-50 di IBL All Indonesian
Kapten Pelita Jaya Andakara Prastawa Dhyaksa turut menyumbangkan 14 poin, dua rebound, dan tujuh assist (umpan berbuah angka).
Dari kubu Hangtuah, Matthew Bryan Maranata mencatatkan double-double atau dua kategori statistik berdigit ganda melalui 11 poin dan 10 rebound.
Kemenangan tersebut membawa Pelita Jaya mencatatkan dua kemenangan dan satu kekalahan dari tiga pertandingan Grup B.
Dengan lima poin, Pelita Jaya menempati peringkat kedua klasemen sementara grup tersebut.
Sebelumnya, Pelita Jaya mengalahkan Kesatria Bengawan Solo 76-52 pada Senin (26/10), setelah kalah 59-61 dari Dewa United Banten dalam pertandingan pembuka, Sabtu (24/10).
Baca juga: RANS Simba Bogor amankan kemenangan atas Rajawali Medan
Sementara itu, Hangtuah berada di peringkat ketiga dengan empat poin dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Hangtuah mengawali turnamen dengan mengalahkan Satya Wacana Salatiga 62-58 pada Sabtu (24/10), kemudian kalah 57-66 dari Dewa United Banten, Minggu (25/10).
IBL All Indonesian 2026 diikuti 10 klub yang terbagi dalam dua grup.
Grup A dihuni Bogor Hornbills, Pacific Caesar Surabaya, Satria Muda Pertamina Bandung, RANS Simba Bogor, dan Rajawali Medan.
Sementara Grup B terdiri atas Dewa United Banten, Pelita Jaya Jakarta, Hangtuah JG Liem Jakarta, Satya Wacana Salatiga, dan Kesatria Bengawan Solo.
Baca juga: IBL All Indonesian 2026 jadi momen penting bagi pemain lokal
Turnamen yang berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November tersebut menjadi ajang bagi pemain lokal untuk menambah pengalaman bertanding menjelang kompetisi reguler IBL 2027.
Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal pada 31 Oktober.
Pemenang semifinal akan bertemu pada partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor.
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Donny Aditra
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira