Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 144 siswa SMA bersama guru pendamping di Jakarta Pusat mengikuti lokakarya (workshop) pembuatan film dan pariwara bertema "#bersuaraLewatLayar: Saatnya Anak Muda Lawan Korupsi" untuk meningkatkan kesadaran antikorupsi melalui karya kreatif.
Kepala Inspektorat Pembantu Kota Administrasi Jakarta Pusat, Rianta Widya Amalia mengatakan pendekatan kreatif melalui film dan pariwara diharapkan membuat pesan antikorupsi lebih mudah diterima generasi muda.
"Semakin luas nilai antikorupsi disosialisasikan dengan cara yang dekat dengan generasi muda, semakin besar pula peluang nilai tersebut tumbuh menjadi kebiasaan," kata Rianta dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan karya para pelajar tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran di lingkungan sekolah, tetapi juga dikembangkan agar pesan antikorupsi menjangkau masyarakat lebih luas.
Selain itu, ia juga juga berharap lokakarya ini dapat menjadi titik awal lahirnya karya-karya antikorupsi dari para pelajar Jakarta Pusat.
Baca juga: Pemprov DKI dan KPK ajak warga perkuat budaya antikorupsi
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mengapresiasi inisiatif Inspektorat Pembantu yang melibatkan pelajar dalam kampanye antikorupsi melalui media kreatif.
Ia mengatakan korupsi berdampak langsung terhadap masa depan generasi muda, termasuk merampas hak atas pendidikan berkualitas dan kesempatan memperoleh pekerjaan yang adil.
"Korupsi adalah musuh nyata kreativitas dan masa depan. Hari ini anak muda melawan korupsi dengan karya film dan iklan layanan masyarakat sebagai senjata budaya kita," ujarnya.
Eric berharap film dan pariwara yang dihasilkan peserta mampu menyampaikan pesan integritas melalui visual dan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
"Kita ingin mengetuk kesadaran masyarakat bahwa jujur itu keren dan integritas adalah harga mati. Saya meyakini sinematografi dan pariwara memiliki kekuatan luar biasa untuk mengubah pola pikir," katanya.
Baca juga: Pramono minta KPK awasi program Pemprov DKI secara menyeluruh
Baca juga: Legislator minta Disdik beri edukasi budaya antikorupsi di sekolah
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Adimas Raditya Fahky P
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira