Moskow (ANTARA) - Baku tembak kembali terjadi pada Minggu (1/11) di dekat pintu perlintasan perbatasan Torkham antara Afghanistan dan Pakistan, demikian menurut kantor berita Afghanistan, Khaama Press, mengutip sejumlah sumber setempat.

Pasukan penjaga perbatasan Pakistan dan pasukan Afghanistan saling melepaskan tembakan di dekat Garis Durand, perbatasan yang memisahkan kedua negara namun tidak diakui oleh Kabul.

Insiden tersebut dilaporkan mengganggu kepulangan para migran Afghanistan dari Pakistan.

Bentrokan bermula setelah warga Afghanistan berupaya mendirikan pos keamanan di kawasan perbatasan yang dikenal sebagai Jangal.

Pihak berwenang Afghanistan belum memberikan komentar mengenai insiden tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat bentrokan.

Sejak 19 Oktober, unit militer Afghanistan dan Pakistan berulang kali terlibat bentrokan di sepanjang perbatasan kedua negara.

Baku tembak pasukan kedua negara yang terjadi di dekat perlintasan Torkham pada 28 Oktober dilaporkan menewaskan dua remaja Afghanistan dan melukai seorang staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) memperingatkan bahwa pertempuran di dekat Distrik Torkham, Provinsi Nangarhar, mengancam keselamatan warga sipil dan pekerja kemanusiaan.

Torkham merupakan salah satu jalur utama perlintasan orang dan barang antara Afghanistan dan Pakistan.

OCHA menyatakan bahwa lebih dari 600.000 migran telah kembali ke Afghanistan melalui perlintasan tersebut sejak awal Januari.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Afghanistan, Pakistan baku tembak di perbatasan Garis Durand

Baca juga: PBB: Krisis dana ancam bantuan pangan dan gizi di Afghanistan

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Nabil Ihsan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira