Jakarta (ANTARA) - PAM Jaya menerima penghargaan sebagai salah satu pembayar pajak terbesar di wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Pusat.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus menjalankan kewajiban perpajakan secara bertanggung jawab sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang profesional.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan dan transformasi PAM Jaya dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi masyarakat dan negara," ujar Arief di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, kontribusi PAM Jaya terhadap penerimaan negara berjalan beriringan dengan komitmen pihaknya dalam memperluas cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta.
Baca juga: Pemkot Jakpus dan PAM Jaya sosialisasikan kebijakan pemakaian minimum air
Melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta pengelolaan perusahaan yang berkelanjutan, PAM Jaya terus berupaya menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.
"Sebagai perusahaan yang memiliki mandat pelayanan publik, kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kemampuan menghadirkan layanan air minum yang semakin baik, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap pembangunan. Karena itu, kami akan terus menjaga kepatuhan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat integritas dalam setiap proses bisnis perusahaan," jelas Arief.
Penghargaan sebagai pembayar pajak terbesar di wilayah kerja KPP Madya Jakarta Pusat menjadi dorongan bagi PAM Jaya untuk terus mempertahankan kepatuhan perpajakan dan meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan.
Sejalan dengan agenda transformasi perusahaan, Arief menyebut pihaknya berkomitmen untuk terus tumbuh sebagai perusahaan yang sehat, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap penerimaan negara dan pembangunan Jakarta.
Baca juga: PAM Jaya raih Rekor MURI untuk penyambungan pipa terbanyak pada 2025
Baca juga: Gubernur DKI minta PAM Jaya tetap lanjutkan rencana IPO
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira