Penyiapan sumber daya manusia unggul, riset, dan inovasi teknologi kesehatan penting seiring pembangunan fisik IKN

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menjalin kolaborasi strategis bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Universitas Gunadarma guna memperkuat ekosistem pendidikan serta riset kesehatan di Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

Sinergi tiga institusi tersebut diwujudkan melalui perhelatan Nusantara Health & Academic Summit (NHAS) 2026 yang berlangsung pada 5 hingga 7 November 2026 di KIPP Nusantara, Penajam Paser Utara. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada 28 September 2026.

“Saya ini sebagai wadahnya saja, yang mengisi itu manusianya untuk bisa berinteraksi. Saya menyatakan terima kasih dan bersyukur kepada Universitas Gunadarma yang sangat mendukung IKN, termasuk juga dengan Universitas Indonesia,” kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di IKN, Kamis.

Pada hari pertama penyelenggaraan summit, diluncurkan tiga program resmi yakni Pusat Pendidikan, Riset dan Pemberdayaan Masyarakat FKUI di IKN, Program S2 dan S3 Ilmu Biomedik FKUI kelas bauran (hybrid) khusus IKN, serta pembukaan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Gunadarma Tahun Akademik 2027/2028.

Baca juga: Ekonomi Kaltim naik ditopang pembangunan IKN dan kinerja ekspor

Dekan FKUI Prof Anna Rozaliyani menekankan bahwa keberhasilan kolaborasi antarlembaga diukur dari dampak nyata serta manfaat langsung yang dirasakan masyarakat IKN dan wilayah sekitarnya. Indikator utama adalah karya yang dihasilkan dan persoalan masyarakat yang diselesaikan.

Senada dengan hal itu, Rektor Universitas Gunadarma Prof ES Margianti menyambut baik penggabungan potensi tiga lembaga besar tersebut untuk memajukan program pendidikan, penelitian, dan layanan kesehatan terpadu di ibu kota baru.

Sementara itu, Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Muhammad Najib menyampaikan bahwa IKN dirancang untuk tumbuh tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, melainkan juga pusat pengembangan keilmuan dan pendidikan nasional.

Dukungan serupa juga disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus yang menggarisbawahi pentingnya penyiapan sumber daya manusia unggul, riset, dan inovasi teknologi kesehatan seiring pembangunan fisik IKN.

Baca juga: Wamen PPN: Kalsel miliki posisi strategis jadi pintu gerbang logistik

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menambahkan bahwa pembangunan ibu kota baru bertumpu pada penguatan ekosistem sosial dan kualitas hidup masyarakat demi mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Rangkaian NHAS 2026 berlanjut pada Jumat (6/11) dengan bakti sosial pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi, serta program IKN Healthy School Pilot. Agenda ini kemudian ditutup Sabtu (7/11) melalui diskusi interaktif, olahraga lari malam gembira (night fun run), dan pertunjukan budaya.

Baca juga: OIKN: Karhutla 1.600 hektar di IKN dipicu unsur kesengajaan

Pewarta: Arumanto/Novi Abdi
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Arumanto/Novi Abdi

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira