Kredit di sektor perbankan tumbuh 13,69 persen, dan ini tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Tentunya ini merupakan modal yang sangat besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional

Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kredit perbankan tumbuh 13,69 persen secara tahunan (yoy) per Agustus 2026, yang disebut sebagai pertumbuhan tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

“Kredit di sektor perbankan tumbuh 13,69 persen, dan ini tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Tentunya ini merupakan modal yang sangat besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Friderica, yang akrab disapa Kiki dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Kamis.

Secara nominal, kredit perbankan tercatat sebesar Rp9.178 triliun per Agustus 2026. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp10.413 triliun atau tumbuh 10,94 persen (yoy).

Pertumbuhan kredit berlangsung di tengah kondisi suku bunga global yang masih tinggi atau higher for longer. Suku bunga juga diperkirakan bakal bertahan pada level tinggi dalam waktu lebih lama.

Bank Indonesia (BI) pada Rabu (21/10) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen. Suku bunga deposit facility ditetapkan sebesar 5 persen, sedangkan lending facility sebesar 6,50 persen.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga melaporkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tercatat Rp257,84 triliun hingga 20 Oktober 2026, setara 87 persen dari plafon yang ditetapkan tahun ini.

Ia mengatakan, penyalurannya telah menjangkau 4 juta debitur.

“Kami terus kembangkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang juga disalurkan melalui TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) di daerah, di mana kredit Alsintan juga terus didorong, kredit industri padat karya, kredit program perumahan. Ini jumlahnya semuanya tahun ini dibujetkan Rp300 triliun, dan realisasinya sampai dengan 20 Oktober, Rp257,84 triliun dengan 4 juta debitur,” ujar Airlangga.

Berdasarkan wilayah, penyaluran KUR terbesar tercatat di Jawa Tengah sebesar Rp45,46 triliun atau 17,63 persen dari total penyaluran. Berikutnya, Jawa Timur sebesar Rp41,84 triliun atau 16,23 persen dan Jawa Barat sebesar Rp27,76 triliun atau 10,76 persen.

Sementara itu, penyaluran KUR di Sumatera Utara mencapai Rp14,8 triliun atau 5,7 persen, sedangkan Sulawesi Selatan sebesar Rp14,65 triliun atau 5,68 persen.

Baca juga: Prabowo apresiasi OJK, BI, dan Pemda atas capaian TPAKD di daerah

Baca juga: Ketua OJK: Fokus kami pastikan reformasi pasar modal beri hasil nyata

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Bayu Saputra

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira