Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan apresiasinya atas dukungan ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) terhadap reformasi pasar modal Indonesia, khususnya dalam meningkatkan transparansi, memperkuat penegakan hukum, dan meningkatkan likuiditas.

"OJK mengapresiasi dukungan ACMF sebagai bentuk pengakuan regional terhadap langkah-langkah reformasi pasar modal Indonesia sekaligus momentum untuk terus memperkuat integritas, kredibilitas, dan daya saing pasar modal nasional,” ujar Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK, Agus E. Siregar sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

OJK berkomitmen terus melanjutkan agenda reformasi pasar modal secara konsisten dan berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas keterbukaan informasi, efektivitas pengawasan dan penegakan hukum, serta pengembangan struktur pasar yang semakin transparan, likuid, dan efisien.

“Berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk memperkuat pelindungan investor, meningkatkan kepercayaan pelaku pasar, serta memastikan pasar modal Indonesia terus berkembang sejalan dengan praktik terbaik dan standar internasional,” ujar Agus.

Baca juga: BEI mulai Demutualisasi usai perubahan Anggaran Dasar disetujui RUPSLB

ACMF merupakan salah satu ASEAN sectoral bodies, berupa forum regulator pasar modal dengan 11 negara anggota, yang mana OJK secara aktif terlibat dalam seluruh kelompok kerja dan High-Level Meeting.

Dalam pernyataan resminya, ACMF memberikan dukungan kuat terhadap langkah reformasi strategis yang tengah Indonesia jalankan untuk membawa pengembangan pasar modal nasional ke tingkat yang lebih tinggi.

ACMF juga mengakui kemajuan reformasi regulasi Indonesia serta menegaskan dukungannya terhadap keberhasilan dan dampak jangka panjang berbagai reformasi tersebut.

ACMF menempatkan Indonesia sebagai salah satu anggota penting dalam kerja sama regulator pasar modal ASEAN.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Heriyanto

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira