Jakarta (ANTARA) - Kompetensi yang dimiliki generasi muda dinilai menjadi bekal penting bagi untuk beradaptasi, menciptakan peluang, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Demikian disampaikan pengusaha nasional Mazz Reza Pranata yang menjadi narasumber dalam kegiatan National Leadership Academy 2026 diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertanian, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/10).

Dalam paparannya, Reza dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu menjelaskan sejumlah keahlian masa depan yang penting untuk dikuasai anak muda, merujuk pada berbagai tren dan data World Bank.

Baca juga: Munas Pemuda Hidayatullah soroti peran strategis generasi muda

Baca juga: Mendiktisaintek ajak pemuda ambil peran dalam membangun negeri

Keahlian itu, di antaranya kemampuan digital dan teknologi, kreativitas dan inovasi, kewirausahaan dan bisnis, kepemimpinan serta berpikir kritis.

"Anak muda hari ini harus menyadari bahwa perubahan terjadi begitu cepat. Kita tidak cukup hanya menjadi penonton atau sekadar mengikuti arus perubahan. Kita harus mempersiapkan diri dengan kompetensi, keberanian berinovasi, dan kemampuan memimpin agar mampu mengambil peran strategis dalam masa depan Indonesia," ungkap Reza.

Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai sebagai fondasi bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan kompetisi yang semakin dinamis, nilai-nilai yang dipegang seseorang akan menjadi pembeda sekaligus penuntun dalam menentukan arah tindakan dan pengabdian.

Baca juga: HNW ajak Pemuda Hidayatullah persiapkan pemimpin Indonesia Emas 2045

Baca juga: Menpora tekankan peran pemuda dalam menentukan masa depan Indonesia

"Anak muda Hidayatullah harus memiliki values (nilai-nilai) yang kuat. Keahlian dan kecakapan memang penting, tetapi nilai-nilai itulah yang membuat kita berbeda dengan orang lain," ucap Reza.

Ia mengatakan nilai-nilai tersebut menjadi kompas agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan, sekaligus memastikan bahwa setiap kemampuan yang dimiliki membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Melalui materi tersebut, peserta National Leadership Academy 2026 diharapkan semakin memahami pentingnya mempersiapkan diri sebagai generasi pemimpin yang kompeten, adaptif, berkarakter, dan mampu mengambil peran nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan bersatu.

Baca juga: Ketua DPD dorong mahasiswa ikut pikirkan masalah bangsa

Baca juga: Kemenpora gelar Youth Leadership Summit 2024 untuk dongkrak IPP

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Benardy Ferdiansyah

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira