Jakarta (ANTARA) - PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) menyatakan bahwa sepanjang 2025 hingga semester pertama 2026 perusahaan mencatat kinerja yang menguat pada indikator-indikator utama sebagai landasan pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai menuju 2030.

"Dengan fundamental yang kokoh, MSIG Life siap mempercepat pertumbuhan berkualitas serta penciptaan nilai jangka panjang bagi nasabah, mitra, dan pemegang saham menuju 2030," kata CEO & Presiden Direktur MSIG Life Wianto Chen dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pendapatan premi bisnis baru yang disetahunkan atau Annualized Premium Equivalent (APE) naik +12 persen pada 2025 dan +7 persen YoY pada semester pertama 2026, melampaui industri yang masing-masing tercatat -2 persen dan +2 persen.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, kata dia, laba bersih mencapai Rp181 miliar, dan Contractual Service Margin (CSM) sebesar Rp913 miliar, yang mencerminkan keuntungan masa depan dari kontrak asuransi yang berjalan dan dibukukan secara bertahap sepanjang masa pertanggungan, meningkat +8 persen.

"Rencana jangka menengah 2020 hingga 2025 menjadikan MSIG Life perusahaan yang semakin tangguh, bertumbuh, dan laba berkelanjutan, termasuk sepanjang semester pertama 2026 di tengah tingginya inflasi medis serta volatilitas pasar keuangan," ujarnya.

Lanjut Wianto, laba bersih meningkat +69 persen YoY, sementara rasio klaim kesehatan dan meninggal dunia membaik 8 poin YoY, didukung penguatan underwriting, tata kelola klaim, dan manajemen risiko berbasis data. Hasil investasi non-unit link juga tumbuh +8 persen YoY, didorong diversifikasi pada instrumen domestik dan global.

"Pertumbuhan tersebut kami dorong melalui tiga strategi utama: penguatan jalur distribusi, efisiensi dan peningkatan pengalaman nasabah, serta penguatan tata kelola," kata Wianto.

MSIG Life juga didukung permodalan yang sehat. Ekuitas mencapai Rp8,19 triliun, jauh di atas ketentuan minimum tertinggi bagi perusahaan asuransi dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23 Tahun 2023, yaitu Rp1 triliun yang wajib dipenuhi paling lambat 31 Desember 2028. Rasio solvabilitas (RBC) berada di level 1.381,6 persen, di atas batas minimum dari regulator (120 persen).

Di luar kinerja finansial, sekitar 1 juta tertanggung mempercayakan perlindungannya kepada MSIG Life per Juni 2026, dengan premi lanjutan tumbuh +27 persen YoY saat industri terkoreksi sekitar -6 persen.

Keterlibatan karyawan tercatat 87 persen dalam Employee Voice Survey 2025, di atas rata-rata perusahaan asuransi global. Di bidang tata kelola, MSIG Life meraih predikat โ€˜Trusted Companyโ€™ dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025 dari lembaga independen The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).

Kinerja finansial dan nonfinansial tersebut menegaskan peran MSIG Life sebagai mitra terpercaya yang mendampingi masyarakat Indonesia untuk melangkah ke masa depan dengan lebih percaya diri.

Baca juga: MSIG Life catatkan kenaikan pendapatan premi baru 12 persen pada 2025

Baca juga: Pencairan asuransi KMP Batumandi capai Rp1,39 miliar

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Evi Ratnawati
Copyright ยฉ ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA ยท Khaerul Izan

At a glance

Topic
World
Country
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ID
Publisher language
ID
Added to Allnira