Jakarta (ANTARA) - PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) mencatatkan pendapatan premi bisnis baru yang disetahunkan (APE) naik 12 persen pada 2025 menjadi Rp1,43 triliun dan 7 persen year on year (yoy) pada semester pertama 2026, melampaui industri yang masing-masing tercatat -2 persen dan 2 persen.

"Ini melampaui pertumbuhan industri yang masing-masing tercatat minus 2 persen untuk tahun lalu dan plus 2 persen untuk tahun ini. Jadi, kita baik tahun lalu maupun tahun ini bertumbuh lebih baik daripada industri," kata CEO & Presiden Direktur MSIG Life Wianto Chen, dalam MSIG Life Public Expose 2026 di Jakarta, Selasa.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, laba bersih disebut mencapai Rp181 miliar, dan Contractual Service Margin (CSM) sebesar Rp913 miliar, yang mencerminkan keuntungan masa depan dari kontrak asuransi yang berjalan dan dibukukan secara bertahap sepanjang masa pertanggungan, meningkat 8 persen.

Lebih lanjut, laba bersih dinyatakan meningkat 69 persen yoy, sementara rasio klaim kesehatan dan meninggal dunia membaik 8 poin yoy, didukung penguatan underwriting, tata kelola klaim, dan manajemen risiko berbasis data. Hasil investasi non-unit link juga tumbuh 8 persen yoy, didorong diversifikasi pada instrumen domestik dan global.

Selain itu, ekuitas MSIG Life mencapai Rp8,19 triliun, di atas ketentuan minimum tertinggi bagi perusahaan asuransi dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23 Tahun 2023, yaitu Rp1 triliun yang wajib dipenuhi paling lambat 31 Desember 2028. Adapun Rasio solvabilitas (RBC) berada di level 1.381,6 persen, di atas batas minimum dari regulator yang sebesar 120 persen.

Di luar kinerja finansial, sekitar 1 juta tertanggung mempercayakan perlindungannya kepada MSIG Life per Juni 2026, dengan premi lanjutan tumbuh 27 persen yoy saat industri terkoreksi sekitar 6 persen. Keterlibatan karyawan tercatat 87 persen dalam Employee Voice Survey 2025, di atas rata-rata perusahaan asuransi global.

Di bidang tata kelola, MSIG Life meraih predikat Trusted Company dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025 dari lembaga independen The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).

"Atas nama direksi, saya mengucapkan apresiasi,dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dewan komisaris kami yang selalu senantiasa mendampingi dan mendukung segenap karyawan sebagai pilar utama dalam menjaga kualitas layanan, inovasi, dan juga partner kita yang luar biasa, yang sudah mendukung kita sepanjang 2025 ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah saham, nasabah, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan," ungkap Wianto.

Baca juga: MSIG Asia Mempercepat Strategi Digital dengan Menunjuk Peak3 sebagai Mitra Platform Strategis

Baca juga: MSIG Life bayarkan Rp480 miliar klaim kesehatan dan meninggal dunia

Baca juga: MSIG Life bagi dividen tunai total Rp336 miliar

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · M Baqir Idrus Alatas

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira