Jakarta (ANTARA) - Mini berkomitmen menyediakan pilihan kendaraan elektrik (Electric Vehicle/EV) dan mempertahankan kehadiran mobil dengan mesin berbahan bakar bensin bagi konsumen yang masih menginginkannya.

General Manager Mini Australia Alexander Brockhoff mengatakan bahwa pilihan mobil berbahan bakar bensin dan mobil listrik akan tetap tersedia dalam jajaran produk Mini.

Sebagaimana dikutip dalam siaran Drive pada Selasa (3/11), ia menyampaikan bahwa elektrifikasi kendaraan berperan penting dalam perkembangan industri otomotif pada masa kini maupun masa depan.

"Oleh karena itu, setiap merek harus menyediakan opsi kendaraan listrik untuk masa depan. Elektrifikasi memainkan peran yang sangat krusial," katanya.

"Jika melihat angka penjualan kami saat ini, lebih dari sepertiga kendaraan yang terjual adalah mobil listrik; jadi, ini sangatlah penting," ia menambahkan.

Mini saat ini telah menawarkan versi listrik dari model Cooper, Aceman, dan Countryman.

Namun, perusahaan asal Inggris itu berencana tetap menyediakan versi kendaraan dengan mesin berbahan bakar bensin untuk seluruh model kendaraan itu, kecuali Aceman.

Mini Cooper tiga pintu, lima pintu, dan convertible; Countryman; dan JCW masih tersedia dalam varian bermesin bensin.

Brockhoff mengatakan bahwa sebagian besar penjualan kendaraan Mini masih berasal dari kendaraan berbahan bakar bensin, karenanya penting bagi perusahaan untuk tetap menyediakan mobil berbahan bakar bensin dan mobil elektrik.

"Tapi, menurut saya penting bagi kami untuk menyediakan pilihan, karena semua bergantung pada konsumen, bergantung pada penggunaan, dan penting untuk menyediakan keduanya," katanya.

Baca juga: BMW luncurkan model Mini listrik performa tinggi di pasar China

Mobil listrik MINI COOPER Mini Aceman dipamerkan dalam ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week 2024 di Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Sekitar 65 persen penjualan Mini masih berasal dari kendaraan bermesin bensin. Namun, Mini juga menawarkan SUV Countryman dengan teknologi mild hybrid 48 volt pada varian C dan S.

Pada periode 2017 hingga 2023, Mini Countryman S E All4 PHEV menggunakan motor listrik bertenaga 65 kW dengan torsi 165 Nm untuk menggerakkan roda belakang.

Motor listrik itu dipadukan dengan mesin bensin tiga silinder berkapasitas 1,5 liter yang menghasilkan tenaga 100 kW dan torsi 220 Nm untuk menggerakkan roda depan melalui transmisi otomatis enam percepatan.

Mini Countryman S E All4 PHEV diklaim mampu menempuh jarak hingga 40 km hanya dengan tenaga listrik. Namun, produksinya dihentikan ketika model tersebut berganti platform untuk mendukung pengembangan model listrik masa mendatang.

Mini sepanjang tahun 2025 secara global mengirimkan 288.290 unit kendaraan dan 105.535 unit di antaranya merupakan kendaraan listrik murni.

Baca juga: Geely tantang pasar mobil bensin dengan meluncurkan Coolray

Baca juga: Penjualan mobil berbahan bakar bensin di China turun 40 persen

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Source: ANTARA · Pamela Sakina

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira