Teheran (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengungkap empat kapal tanker telah ditembak dan terbakar saat memindahkan muatan minyak di Teluk Persia, serta tiga kapal lain mengalami insiden setelah menabrak ranjau di bagian barat Selat Hormuz.

Angkatan Laut IRGC dalam siaran pers pada Kamis pagi bahwa mereka telah melacak empat kapal setelah armada tersebut memanfaatkan rute tidak resmi, kendati sebelumnya perusahaan pelayaran telah diberi peringatan.

IRGC menyatakan kapal itu diketahui memindahkan muatan minyak di bagian utara Teluk Persia dan segera terkena serangan.

Mereka juga melaporkan ketiga kapal terkena ranjau dan terbakar di bagian barat Selat Hormuz pada Rabu malam (21/10) sehingga armada tersebut tidak bisa bergerak.

Pernyataan itu menuding Amerika Serikat karena mengarahkan kapal-kapal untuk memanfaatkan jalur ilegal yang telah dipasangi ranjau sehingga meningkatkan sejumlah kejadian di perairan.

IRGC memperingatkan jika kejadian terus berlanjut, maka serangan dapat diperluas ke markas AS di kawasan, dan menekankan hal itu sebagai peringatan serius.

Sumber: IRNA-OANA

Baca juga: Iran sebut tuntutan berlebihan dari AS ganjal kesepakatan damai

Baca juga: IRGC sebut akan ungkap target baru, soroti kabel internet Selat Hormuz

Baca juga: FAO: El Nino, gangguan di Selat Hormuz ancam ketahanan pangan global

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: M Razi Rahman
Copyright ยฉ ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA ยท Bayu Prasetyo

At a glance

Topic
World
Country
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ID
Publisher language
ID
Added to Allnira