Islamabad (ANTARA) - Menyempil di antara pegunungan sarat perbukitan dan dinaungi rimbunnya pepohonan hijau, gua Shah Allah Ditta tak ubahnya menjadi oase ketenangan dari hiruk pikuk ibu kota.

Terletak di pinggiran ibu kota Islamabad, Pakistan, gua itu menawarkan tempat pelarian bagi pengunjung untuk sekadar menenangkan isi kepala dan bersantai.

Berhiaskan mural-mural penuh kelembutan dari era Buddha, situs warisan kuno itu diyakini telah berusia lebih dari 2.000 tahun dan menjadi area yang didiami oleh para bhikkhu pada masa peradaban Gandhara.

Berikut galeri singkat kunjungan ke gua Shah Allah Ditta di pinggiran Islamabad, Pakistan.

Orang-orang menyambangi gua Shah Allah Ditta di pinggiran ibu kota Islamabad, Pakistan, Rabu (4/11/2026). ANTARA/XINHUA/Ahmad Kamal
Penampakan patung Buddha yang terletak di gua Shah Allah Ditta di pinggiran ibu kota Islamabad, Pakistan, Rabu (4/11/2026). ANTARA/XINHUA/Ahmad Kamal
Seorang pengunjung menyambangi gua Shah Allah Ditta di pinggiran ibu kota Islamabad, Pakistan, Rabu (4/11/2026). ANTARA/XINHUA/Ahmad Kamal
Penampakan patung Buddha yang terletak di gua Shah Allah Ditta di pinggiran ibu kota Islamabad, Pakistan, Rabu (4/11/2026). ANTARA/XINHUA/Ahmad Kamal

Penerjemah: Xinhua
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Xinhua

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira